Wapres KH Ma'ruf Amin Tekankan Pentingnya Jihad Perubahan Sosial dan Ekonomi
NU Online · Jumat, 18 Oktober 2024 | 05:00 WIB
Indramayu, NU Online
Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menekankan pentingnya melakukan jihad islahi (perbaikan atau perubahan sosial) dan jihad ekonomi, sebagai upaya melanjutkan semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.
Hal itu diungkapkan Kiai Ma'ruf saat meresmikan Universitas Darul Ma’arif di Kaplongan, Kecamatan Karangampel, Indramayu, pada Rabu (16/10/2024).Â
“Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 sejatinya memuat seruan jihad yang penting yaitu jihad qitali (perang), jihad ishlahi (perbaikan dan perubahan sosial) dan tidak kalah penting jihad iqtishadi atau ekonomi," kata Kiai Ma'ruf, sebagaimana dikutip NU Online Jabar.Â
Dalam kesempatan peresmian itu, Wapres menjelaskan bahwa Nahdlatul Ulama adalah jam'iyah islahiyah atau organisasi perbaikan. Perbaikan sumber daya manusia, agama, maupun sosial kemasyarakatan.Â
Wapres kemudian berharap agar Universitas Darul Ma’arif Indramayu bisa menyiapkan generasi penerus yang mampu memakmurkan bumi, dengan ilmu dan teknologi.
Lebih jauh, Wapres menjelaskan bahwa perintah Iqra' di dalam Al-Qur'an itu bermakna penelitian bukan sekadar membaca.
"Iqra' juga terkait huruf-huruf kehidupan yang bermakna ilmu dan teknologi. Sebab punya ilmu saja tidak cukup, tetapi harus punya akal sehat (ulul albab)," jelasnya.Â
Kiai Ma'ruf juga mengapresiasi transformasi STKIP NU Indramayu menjadi Universitas Darul Ma’arif Indramayu.Â
"Semoga Universitas Darul Ma’arif Indramayu dapat menjadi pusat penelitian, pendidikan dan peradaban Islam di Indonesia," tandasnya.Â
Baca selengkapnya di sini.Â
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
5
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
6
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
Terkini
Lihat Semua