Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Falak di UIN Walisongo, Pengurus LF PBNU Sampaikan Teori Tepat Tentukan Arah Kiblat
NU Online · Rabu, 24 Juli 2024 | 14:09 WIB
Semarang, NU Online
Anggota Pengurus Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) KH Ahmad Izzuddin dikukuhkan menjadi Guru Gesar Bidang Ilmu Falak di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Rabu (24/7/2024).
Pada kesempatan itu, Kiai Izzudin menyampaikan pidato berjudul Teori Arah Menghadap Kiblat: Upaya Mencari Teori Arah yang Relevan dan Akurat.
Ia mengatakan, teori yang paling tepat dan akurat digunakan untuk menentukan arah kiblat adalah Teori Geodesi dan teori Trigonometri, bukan Teori Navigasi.
“Karena kita ketika shalat, posisi musholli akan tetap lurus dengan titik pusat bumi sehingga otomatis jika berdiri dengan perhitungan sudut trigonometri bola, maka akan menghadap lurus ke Ka’bah dalam segala gerakan shalatnya,” jelas Kiai Izzudin, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.
Menurutnya, Teori Navigasi tidak dapat digunakan dalam perhitungan arah kiblat karena mengacu pada arah perjalanan. Teori Navigasi juga tidak sesuai dengan arah menghadap kiblat dalam istilah fiqih, karena teori ini tidak dapat teraplikasi dalam ibadah shalat.
“Setiap orang berdiri di atas permukaan bumi, termasuk ketika melakukan shalat akan tertarik oleh gaya gravitasi sehingga ia akan berdiri tegak urus, sehingga acuan yang digunakan dalam ibadah shalat adalah titik pusat bumi," katanya.
"Dalam kondisi demikian bila yang digunakan adalah teori navigasi maka arahnya tidak dapat masuk mengarah ke Ka’bah karena arah yang dituju bukan arah menghadap,” imbuh Kiai Izzudin.
Baca selengkapnya di https://jateng.nu.or.id/amp/nasional/pengurus-lembaga-falakiyah-pbnu-dikukuhkan-jadi-guru-besar-uin-walisongo-Nddtm
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua