KH Zulfa Mustofa: NU Teguh pada Tanggung Jawab Agama dan Kebangsaan
NU Online · Rabu, 29 Januari 2025 | 08:00 WIB
Demak, NU Online Jateng
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak menggelar Apel Kebangsaan dengan tema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat”. Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Demak ini dipadati oleh ribuan warga NU, Banom NU, serta tokoh masyarakat se-kabupaten demak, Senin (27/1/2025).
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menyampaikan bahwa NU didirikan atas dua landasan tanggung jawab, yaitu tanggung jawab agama dan kebangsaan.
"NU hadir untuk memastikan agama terjaga, kehidupan masyarakat selamat, dan bangsa ini kokoh. Jangan ragukan komitmen NU terhadap bangsa dan tanah air, karena cinta kepada bangsa adalah nafas NU,” tambahnya.
Ia menyoroti pentingnya menjaga persatuan umat dan menolak segala bentuk radikalisme yang merusak persaudaraan.
“Kita sesama Muslim tidak boleh saling mengkafirkan. NU kuat karena komitmennya yang teguh pada agama dan tanggung jawab sosial,” tegasnya/
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Demak, Eisti’anah, juga memuji kontribusi besar NU bagi bangsa.
"NU terus hadir memberikan solusi atas berbagai tantangan umat, baik di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, maupun ekonomi. Dengan semangat rahmatan lil alamin, NU menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” ucapnya.
Eisti’anah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mewujudkan Indonesia yang maslahat.
“Melalui ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah, kita dapat menghadapi tantangan zaman dan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” lanjutnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua