Pesantren Aman, Santri Terlindungi: RMINU Libatkan Bu Nyai dalam Pengawasan
NU Online · Ahad, 20 Juli 2025 | 09:00 WIB
Pati, NU Online
Demi menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan melindungi santri dari kekerasan seksual, Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pati melibatkan para Bu Nyai dalam upaya memperkuat pengawasan di pesantren.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dialog khusus bersama para pengasuh perempuan atau Bu Nyai dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Pati, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Barat Madrasah Alhikmah Kajen, Margoyoso, ini menyoroti pentingnya pencegahan dan penanganan kasus pelecehan seksual di lingkungan pesantren. Lebih dari 100 Bu Nyai hadir untuk mendapatkan penguatan wawasan serta strategi perlindungan terhadap santri.
Ketua RMINU Pati KH Muhammad Liwa Uddin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen membangun lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang santri.
“Karena maraknya berita kasus kekerasan seksual di pesantren di luar Pati, kami ingin mengingatkan kembali bahwa pengawasan harus menyeluruh. Tidak hanya kepada santri, tapi juga kepada para kiai. Ini penting agar pesantren tetap menjadi tempat yang aman,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.
Kiai Liwa menekankan bahwa kesadaran dan kewaspadaan adalah kunci utama pencegahan. Ia mengingatkan bahwa syahwat bisa muncul pada siapa saja, baik santri maupun kiai, sehingga diperlukan upaya saling menjaga dan mengingatkan di antara para pengasuh.
“Syahwat bisa muncul pada siapa saja, tak terkecuali para kiai, serta para santri. Untuk itu, diperlukan saling menjaga dan saling mengingatkan antarsesama pengasuh pesantren,” tambahnya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
5
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
6
Puncak Kemarau Tiba, Ancaman Karhutla hingga Kebakaran Sampah Diprediksi Meningkat
Terkini
Lihat Semua