Jumadil Awal 1442 jatuh Jumat 15 Januari 2021 didasarkan pada penggenapan tanggal (istikmal) menjadi 30 hari untuk Jumadil Awwal, karena hilal tidak dapat dilihat perukyat di seluruh Indonesia. (Foto: dok NU Online)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Jumadi Awal telah menemui akhirnya. Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengikhbarkan bahwa Jumadil Akhir 1442 H dimulai sejak Jumat (15/1).
"Awal Jumadal Akhirah 1442 H bertepatan dengan hari Jumat Legi, mulai malam Jumat, 15 Januari 2021," ujar KH Sirril Wafa, Ketua LF PBNU, kepada NU Online pada Rabu (13/1).
Keputusan tersebut didasarkan pada penggenapan tanggal (istikmal) menjadi 30 hari untuk Jumadil Awwal. Hal tersebut mengingat hilal tidak dapat dilihat perukyat di seluruh Indonesia.
"Atas dasar istikmal sebab hilal tidak terlihat pada Rabu petang 29 Jumadal Ula 1442 H," imbuh dosen Ilmu Falak Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
LF PBNU telah menerima laporan dari sejumlah perukyat di seluruh Indonesia. Semuanya melaporkan tidak berhasil melihat hilal. Di antaranya, Provinsi Sulawesi Selatan (Makassar), Kalimantan Timur (Balikpapan), NTB (Mataram), Jawa Timur (Bondowoso, Jombang, Pamekasan, Gresik, Pasuruan, Blitar), Jawa Tengah (Pemalang,
Batang, Kudus, Semarang), DIY (Yogyakarta), Jawa Barat (Bekasi), Banten (Anyer) dan Aceh (Banda Aceh).
Sebagai informasi, tinggi hilal mencapai 2 derajat 39 menit berdasar hisab tahqiqy tadqiky ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama dengan markaz Gedung PBNU Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat dengan koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. Sementara ijtimaknya terjadi pada Rabu (13/1) pukul 11:58:10 WIB.
Hilal terlihat selama 14 menit 5 detik. Meskipun tinggi hilal sudah memenuhi kriteria imkanur rukyah (kemungkinan terlihat), 2 derajat, tetapi belum tertangkap perukyat.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua