Jakarta, NU Online
Maestro biola Indonesia, Idris Sardi memukau ratusan pendekar silat pada pengukuhan Pimpinan Pusat Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Ahad, (21/10).
<>
Selepas dhuhur, di pentas pengukuhan, muncul pria menenteng biola. Ia kemudian menggeseknya. Menjerit-jerit, melengking. Kadang seperti gemericik hujan. Nadanya turun naik. Sesekali seperti mengumbar kemarahan. Sesekali selembut ibu mengayunkan bayinya.
Meski acara belum mulai, pria kelahiran 1938 itu terus menggesek biolanya. Mulai lagu Sepasang Mata Bola, Insyaflah, dan sederet lagu yang tak dikenal hadirin. Ia mengitari sela-sela kursi sambil berjalan perlahan.
Gesekan Idris Sardi yang mencintai biola sejak usia 5 tahun, tak ayal, membuat pendekar yang hilir-mudik mempersiapkan acara, berdecak kagum, menggeleng-gelengkan kepala. Sesekali mengabadikannya dalam kamera ponsel.
Pada acara pembukaan, Idris Sardi kembali menggesek biola Indonesia Raya. Kemudian shalawat Nariyah dan beberapa lagu lain semisal Alhamdulillah yang dipopulerkan Opick dan Amanda.
Hadirin berdiri khidmat. Mereka terpaku ke pentas. “Bulu kuduk saya merinding mendengarnya,” ujar Alip Nuryanto, salah seorang pengurus Pagar Nusa. “Saya hampir menangis ketika ia membawakan Indonesia Raya,” timpal pengurus yang lain.
Selepas tampil, Idris yang mengenakan baju putih dan sarung krem bergaris putih, kemudian menyalami Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua IPSI Prabowo Subiyanto. Kemudian duduk di samping mereka.
Ia kemudian masuk ruangan. Tapi kembali lagi, menyimak acara hingga usai.
Penulis: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua