Kudus, NU Online
Ketua PWNU Jawa Tengah KH Mohammad Adnan meninjau pelaksanaan program pengadaan Kartu Tanda Anggota (Kartanu) di Kabupaten  Kudus Jum'at (25/5). Dengan didampingi ketua PCNU Kudus KH Khusnan Ms bersama jajaran pengurus lainnya, KH Adnan mengunjungi  langsung proses pemotretan warga NU desa Undaan Kidul Kudus di MA NU Nahdlatul Muslimin desa setempat.
<>
Pada kesempatan itu, KH Mohammad Adnan mengharapkan PCNU Kudus mampu mencarikan terobosan kerjasama dengan pihak lain sebagai kompensasi kepemilikan Kartanu.
"Program kartanu ini seyogyanya kita maksimalkan mulai pendataan sampai pemanfaatan fungsi kartanu," katanya.
Melalui program kartanu, tambah Adnan, akan bisa diketahui jumlah warga NU yang pasti termasuk aset dan potensinya. "Kudus sebagai basis nahdliyyin harus lebih banyak dari cabang lainnya," tandasnya lagi singkat.
Sekretaris Tim Kartanu Kudus Agus Hari Ageng yang turut mendampingi PWNU Jateng NU melaporkan hingga sekarang pengadaan kartanu di Kudus sudah mencapai 81 ribu anggota.
"Itu baru 7 MWC yang sudah terdata, sekarang masih berlangsung di dua kecamatan yakni Undaan dan Mejobo," ujarnya kepada NU Online.
PCNU Kudus mulai melaksankan program kartanu ini sejak April hingga Mei ini. Selama pemotretan warga NU sangat antusias berbondong-bondong di tempat-tempat pemotretan.
"PCNU Kudus menargetkan 100 ribu anggota yang memiliki kartanu. Dilihat perolehan sampai sekarang, insya Allah akan tercapai target tersebut," tandasnya.
Redaktur  : Mukafi Niam
Kontributor: Qomarul  AdibÂ
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua