LAZISNU PBNU akan Pakai Dana Sosial Rp100 Juta untuk Pendidikan Anak-Anak Nahdliyin
NU Online · Jumat, 28 Februari 2025 | 12:30 WIB
LAZISNU PBNU menerima dana sosial Rp100 juta dari PT MNC AM, di iNews Tower, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025). (Foto: dok. LAZISNU)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menerima dana sosial sebesar Rp100 juta dari PT MNC Asset Management.
Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Qohari Cholil mengatakan, pihaknya akan memakai dana sosial tersebut untuk membiayai pendidikan anak-anak Nahdliyin.
“Yang utama untuk pendidikan umat Nahdliyin, karena memang SDM di lingkungan Nahdliyin masih tertinggal jauh,” ujarnya kepada NU Online di Lobby iNews Tower, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/2/2025).
Qohari memastikan, pihaknya akan memberikan bantuan sekolah kepada anak-anak Nahdliyin melalui beasiswa yang telah disediakan.
“Dari PBNU untuk terus melakukan treatment atau perlakuan kepada para Nahdliyin. Jangan sampai anak-anak Nahdliyin ini tidak bisa melakukan sekolah karena tidak punya uang jadi target kita minimal SLTA," katanya.
Selain pendidikan, ia mengatakan bahwa LAZISNU akan berfokus pada pemberdayaan umat yang terus berjalan sampai saat ini.
“Pemberdayaan umat ini penting untuk meningkatkan para Nahdliyin yang tidak sekolah, pelan-pelan dan terus kita bina,” katanya.
Menurut Qohari, Lembaga Amil Zakat (LAZ) memegang peranan penting dalam pendidikan dan pemberdayaan umat.
Sementara itu, Managing Director MNC AM Dimas Aditya Ariadi berharap, LAZISNU dapat meningkatkan kemaslahatan Nahdliyin.
“Dana bantuan sosial ini akan digunakan sebaik mungkin untuk kemaslahatan umat, baik itu di sektor pendidikan, sektor sosial, dan dari segi energi juga yang kita untuk kemaslahatan bersama,” ujar Dimas.
Dimas menyampaikan bahwa penyaluran dana sosial ini menjadi yang pertama kali dilakukan oleh MNC AM dan berharap dapat berlangsung secara berkala.
“Sejak 2006, MNC AM wajib melakukan cleansing dana kepada lembaga terkait. Ini bukan yang pertama kali tapi memang untuk tahun 2025, ini yang pertama (bersama LAZ),” ucapnya.
“Kami berharap program ini tidak berhenti sampai di sini saja. Kami mencoba mencanangkan program jangka panjang, sehingga kami dapat salurkan ke LAZISNU dan itu setiap bulan,” tambahnya.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua