Nisfu Sya'ban PCI NU Maroko Gelar Seminar dan Maulid
NU Online · Ahad, 23 Juni 2013 | 04:10 WIB
Kenitra, NU Online
Dalam rangka meyambut malam Nisyfu Sya’ban sekaligus memperingati Isra Mi’raj, PCI NU Maroko bekerja sama dengan mahasiswa STAINU Jakarta yang sedang mengikuti program kelas internasional di Universitas Ibnu Tofail mengadakan seminar dan pembacaan mauled diba’, sabtu (22/06), di wisma mahasiswa STAINU Jakarta, Kenitra.<>
Seminar diisi oleh Muhammad Shofin Sugito yang juga Mustasyar PCI NU Maroko dengan dimoderatori Ahmad Nizar, mahasiwa dari STAINU. Dalam pemaparan narasumber menjelaskan bahwa tujuan isra’ mi’raj adalah untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah swt. kepada hamba-hambaNya, linuriyahum min ayatina, dan penyadaran kepada manusia akan tujuan hidup yang hakiki yang terkandung dalam hikmah isra’ mi’raj.
“Sidrah yang artinya pohon bidadari dan muntaha artinya tempat berkesudahan. Bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara bukan merupakan titik akhir dan puncak tujuan hidup kita. Dalam kehidupan didunia ini kita harus berjuang untuk mencapai kehidupan abadi di akhirat yang lebih baik," ujarnya.
Ketua Tanfidziyah PCI NU Maroko, Muannif Ridwan dalam sambutannya menyampaikan bahwa selain pentingnya menjaga dan melestarikan kegiatan semacam ini, juga bisa untuk mempererat tali silaturrahim anggota PCI NU Maroko dengan mahasiswa STAINU Jakarta.
“Saya harap liburan musim panas kali ini kita bisa mengadakan acara seminar atau acara lainnya yang bisa memberikan manfaat kepada kita semua.”
Usai acara seminar acara diteruskan dengan pembacaan maulid Diba’i. Turut hadir dalam acara Bapak Prabowo Wiratmoko Jati, Mustasyar PCI NU Maroko, Ali Syahbana, wakil PCI NU Maroko yang juga Badan Pengawas Organisasi PPI Maroko, rekan anggota PCI NU Maroko dan PPI Maroko dari berbagai kota, serta beberapa tamu undangan.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Kusnadi el Ghezwa
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua