Program Kemanusiaan, LAZISNU Luncurkan Mobil Dahar
NU Online · Jumat, 22 November 2019 | 02:15 WIB
Abdul Rahman Ahdori
Kontributor
Program Mobil Dahar sengaja diluncurkan untuk membantu kemanusiaan, membantu fakir miskin dan masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan makan halal dan bergizi terutama bagi masyarakat yang menjadi korban bencana.
Mobil Dahar diparkirkan di Pintu Utama Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, kemudian para relawan Mobil Dahar membagikan nasi secara gratis untuk ribuan jamaah yang akan masuk ke masjid.
Ketua NU Care-LAZISNU Achmad Sudrajat mengatakan, Mobil Dahar hadir untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan sentuhan kemanusiaan. Menurutnya, program itu diluncurkan sebagai antisipasi atas ditemukannya masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan makanan sesaat setelah menjadi korban bencana alam atau bencana-bencana lain.
"Mobil Dahar diprioritaskan untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan, seperti ketika terjadi bencana alam dan kebakaran. Ini bisa digunakan oleh siapa pun yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama," kata Ustadz H Sudrajat di sela memantau kegiatan pembagian nasi gratis di Masjid Istiqlal.
Sementara itu, Manajer Pendistribusian dan Pendayagunaan NU Care-LAZISNU Ahyad Alfida'i mengatakan, Mobil Dahar berfungsi sebagai layanan makan gratis bagi masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.
Ia mengatakan dalam waktu dekat ini Mobil Dahar akan menyapa masyarakat di Sulawesi Tenggara untuk membantu korban bencana alam.
"Ini perdana diturunkan. Pertama kali beroperasi, Mobil Dahar bertujuan untuk kegiatan kemanusiaan. Insya Allah pada bulan Desember Mobil Dahar akan bergerak ke Sulawesi Tengah, menyapa warga penyintas bencana di sana," katanya.
Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua