Tim Jabar Dominasi Babak Delapan Besar Liga Santri Nusantara
NU Online · Sabtu, 31 Oktober 2015 | 07:18 WIB
Jakarta, NU Online
Keberhasilan Persib Bandung merebut Piala Presiden membawa dampak positif terhadap tim-tim sepak bola di wilayah Jawa Barat. Terbukti, tiga tim ponpes dari Jabar berhasil lolos ke babak perempat final Liga Santri Nusantara (LSN) setalah menyingkirkan lawan-lawannya di lapangan Sutasoma Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis-Jumat (29-30/10). Mereka adalah PP Darunnajah Cikajang Garut, PP Alfiyah Purwakarta, dan Daarul Maarif Indramayu.
<>Tim PP Darunnajah Cikajang Garut unggul tipis 1-0 atas perwakilan Lombok, PP Bayyinul Ulum. Darul Maarif Indramayu berhasil mendepak Nurul Huda Lampung 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Sementara PP Alfiyah Purwakarta berhasil mengalahkan klub PP Al Mujaddadiyah dengan skor 2-1.
Koordinator wilayah Jabar, Tabroni, mengaku bangga dan senang melihat capaian para wakil Jabar di ajang sepak bola khusus santri berusia di bawah 17 tahun tersebut. Dengan capaian ini, dia yakin wakil Jabar bisa melaju mulus sampai ke babak empat besar.
"Tim-tim ini memang melakukan persiapan dengan matang. Mereka menggelar uji coba, menggelar latihan rutin di tengah kegiatan sekolah dan mengaji yang padat. mereka luar biasa," ucapnya.
Tabroni mengakui, target utama tim Jabar mengikuti LSN 2015 ini bukan sekedar empat besar, tapi juga untuk bisa menjadi juara. Bahkan, lanjut dia, bukan tak mungkin bisa tercipta All Jabar Final jika tim-tim Jabar konsisten menghadapi tipikal lawan yang berbeda-beda.
Husni Mubarak, panitia babak 16 besar LSN 2015 mengaku terkejut dengan performa tim-tim Jabar yang mampu tampil impresif dan menghasilkan prestasi untuk daerah mereka. Dia mengucapkan selamat karena menurutnya, tim-tim ini memang telah menunjukkan performa yang apik sepanjang penyisihan sampai akhirnya lolos ke Jakarta untuk babak 16 besar.
"Selamat kepada Jabar. semoga kualitas LSN bisa terus terjaga dan semakin seru di babak berikutnya," ucapnya.
(Red. Zunus)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua