UNUSIA Bangun Pondok Pemuda dan Masjid di Kampus Bogor
NU Online · Rabu, 28 Agustus 2019 | 03:10 WIB
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj. Dana pembangunan Pondok Pemuda merupakan sumbangan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Menpora Imam Nahrawi pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa mahasiswa Unusia harus membekali diri dengan beragam keilmuan namun tidak melupakan akar ke-NU-an. Karenanya ia mendorong mahasiswa baru Unusia agar tidak bosan menuntut ilmu namun tetap tawadlu kepada ulama-ulama NU.
Menpora juga menantang mahasiswa Unusia untuk maju ke panggung dan menjawab pertanyaan. Para mahasiswa yang berani maju dan menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa bola.
Senada, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj kembali mengingatkan bahwa Islam adalah agama yang dinamis, artinya sesuai dengan kebutuhan zaman. Karenanya umat Islam, termasuk mahasiwa Unusia, harus mempersiapkan dengan membawa perangkat yang diperlukan.
Dalam era kemajuan seperti saat ini, kata Kiai Said, perangkat yang diperlukan adalah ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Karena risalah Islam itu mulia, mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan niai-nilia yang mulia.
“Islam yang kita dakwahkan suci maka harus didakwahkan dnegan cara yang suci dan mulia,” tegas Kiai Said.
Ia menyemangati mahasiswa dengan mencita-citakan hal yang baik dan hal itu sesuai dengan ajaran Islam. Hal yang tidak boleh adalah jika mencita-citakan sesuatu karena hawa nafsu.
Kegiatan ini juga dihadiri Rektor Unusia H M Maksum Mahfoedz, Wakil Rektor Unusia KH Mujib Qulyubi, Ketua PBNU Abdul Manan Ghani, Ketua PBNU H Juri Ardiantoro, Wasekjen PBNU H Ulil Abshar Hadrawi, Deputi Pemuda Kemenpora Arorun Niam Sholeh, civitas akademika Unusia, perwakilan dari Yayasan Buda Tzu Chi.
Pewarta: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua