Jakarta, NU Online
Barisan Serbaguna GP Ansor (Banser) akan menerjunkan 1 juta personil dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru di seluruh wilayah Indonesia. Demikian diungkapkan Komandan Satkornas Banser, H. Tatang Hidayat kepada NU Online di Jakarta, Senin (19/12)
Menurut Tatang—demikian panggilan akrabnya—pengamanan itu dilakukan guna menciptakan suasana aman dan tenang bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadahnya. “Kita berupaya memberikan rasa aman bagi saudara kita yang akan melaksanakan ibadah di hari Natal,” ungkapnya
<>Tatang menegaskan bahwa yang dilakukan Banser bukan sebagai bentuk pamer atau menunjukkan kekuatan. Melainkan dalam rangka mewujudkan memelihara kerukunan antarumat beragama. Ia ingin menempatkan kerukunan umat beragama dalam bingkai persatuan dan kesatuan.
Dalam menjalankan kegiatan itu, imbuh Tatang, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat terkait, baik kepolisian maupun pemerintah. Karena hal itu sifatnya membantu tugas aparat dalam menciptakan suasana aman dan tenang. Ditambahkannya, Banser juga bekerjasama dengan organisasi keagamaan yang lain, seperti Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-geraja Indonesia (PGI), Majelis Budha, Majelis Agama Budha, Majelis Tinggi Umat Kong Hu Chu (Matakin) dan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI)
Khusus di wilayah Ibukota Jakarta, Tatang berharap tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misalkan dalam bentuk ancaman teror. Pasalnya, ia mengatakan bukan tidak mungkin Jakarta menjadi sasaran terror terkait dengan perayaan Natal tersebut. “Mudah-mudahan saja aman,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Satkorwil Banser DKI Jakarta, Avianto Muhtadi. Menurut Avianto—demikian panggilan putra ketua PBNU Rozy Munir ini—pihaknya akan mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan Jakarta dari bahaya terorisme. Langkah yang dilakukan Banser itu adalah bentuk antisipasi terhadap ancaman bom, karena Natal dan tahun baru dinilai rawan terror.
“Natal dan tahun baru jadi perhartian kami. Karena itu, kita akan ikut mengamankan Jakarta dengan kemampuan yang kita miliki. Ini adalah bentuk perhatian Banser terhadap keamanan kota Jakarta,” kata Avianto saat dihubungi NU Online di kantor PBNU, Jl. Kramat Raya Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Berapa jumlah personil Banser yang akan diturunkan? Avianto mengatakan, jumlah personil yang diterjunkan pada malam Natal dan tahun baru minimal dua ribu orang. Banser yang diturunkan akan disebar di sejumlah titik yang rawan teror. ”Kita sudah lakukan persiapan sejak lama. Sampai sekarang kita terus lakukan koordinasi. Paling tidak dua ribu orang,” ungkapnya.
Dalam menjalankan kegiatan ini, lanjut Avianto, Banser DKI melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya, Pemprov DKI Jakarta, Kanwil DLLAJ dan aparat terkait lainya.”Banser melakukan semua pihak yang terkait dengan pengamanan kota Jakarta,” paparnya. (rif)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Libur Sekolah Awal Ramadhan 18-20 Februari 2026
2
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
3
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
4
Data Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1447 H
5
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
6
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
Terkini
Lihat Semua