Di-reshuffle, Saifullah Yusuf akan Konsentrasi Kembangkan Ansor
NU Online · Senin, 7 Mei 2007 | 11:46 WIB
Jakarta, NU Online
Setelah resmi diberhentikan sebagai Menteri Negera Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Saifullah Yusuf menyatakan akan berkonsentrasi mengembangkan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, badan otonom NU yang dipimpinnya sejak 1999.
Mantan Sekjen PKB ini juga mengaku sempat ditawari beberapa jabatan masih masih lumayan menggiurkan, diantaranya menjadi Dubes RI di Malaysia, namun ditolak. Ia lebih memilih di luar pemerintahan.
"Sebenarnya ada tawaran dari LSM atau lembaga-lembaga lain. (Tetapi) sementara saya konsentresi ke GP Ansor saja. Saya di PPP kan hanya wakil ketua Dewan Pertimbangan. Di GP Ansor, kan masih menjadi ketua," ucap keponakan Gus Dur, Senin (7/5/2007)
Jika tidak ada aral melintang, ia akan memimpin GP Ansor sampai tahun 2010 mendatang. Pada masa kepemimpinannya, ia telah berhasil membangun kantor GP Ansor baru berlantai 4 dengan lapangan badminton ditengahnya dimana ia sering bermain bersama para pengurus Ansor.
Seusai pengumuman, banyak koleganya yang mengucapkan selamat via SMS telah meninggalkan PDT. Isi SMS antara lain "Santai wae Cak, dilakoni kanti sumeleh" (Santai saja Cak, dijalani dengan lapang dada) dan "Pak Saiful selamat atas bebasnya Anda dari kewajiban yang nggak jelas".
Saiful juga telah mengemasi barang-barangnya di kantor PDT dan beramah-tamah dengan para stafnya, termasuk para deputi dengan menggelar makan siang bersama. (dtc/mkf)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua