Putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Zanuba Arifah Chafsoh Wahid menyatakan Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara) sewaktu-waktu dapat menjadi partai politik. Namun untuk kesekian kalinya ia juga kembali menegaskan keinginannya untuk merebut kembali Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Muhaimin.
Demikian disampaikan disampaikan Yenny -sapaan akrab Zanuba, ketika menghadiri deklarasi dan pengukuhan pengurus Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara) Kota Tegal di Hotel Alexander, Sabtu (10/1).<>
Dalam kesempatan ini, Yenny juga menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan PKB untuk memboikot kubu Muhaimin. Ia mengajak masyarakat untuk mengosongkan pemilihan calon legislatif baik di tingkat pusat maupun provinsi.
"Pencalonan para caleg itu tanpa melalui persetujuan Ketua Dewan Syuro DPP PKB,KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Upaya golput merupakan bentuk pemboikotan terhadap PKB Muhaimin," katanya.
Yenny menambahkan, pihaknya melarang para caleg kubu Muhaimin menggunakan gambar Gus Dur untuk kampanye. Apabila, hal itu dilakukan, ia siap menempuh jalur hukum.
Sementara itu, Ketua Dewan Presidium Gatara Kota Tegal, Drs A Firdaus Muhtadi, tujuan pendirian lembaga tersebut untuk turut berpartisipasi dalam membangun politik yang bersih dan beretika. Dia mengemukakan, secara nasional Gatara telah terbentuk di 33 provinsi. Untuk tingkat kota/kabupaten di Jateng, Kota Tegal merupakan yang kali pertama. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua