Gus Dur: Islam dan Nasionalisme Tidak Berdiri Sendiri-sendiri
NU Online · Sabtu, 22 November 2008 | 03:56 WIB
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menegaskan pentingnya umat Islam di Indonesia terus memupuk semangat nasionalisme jika ingin hidup damai dan maju. Hal ini karena Islam dan Nasionalisme tidak dapat Berdiri sendiri-sendiri di Indonesia.
Demikian diungkapkan Gus Dur dalam pengajiannya di Pesantren Ciganjur, pagi tadi (22/11). Kali ini Gus Dur juga mengecam majlis Ulama Indonesia (MUI) yang hanya bisa marah-marah setiap terjadi problem bangsa, tanpa pernah menyumbangkan solusi yang produktif.<>
Lebih lanjut Gus Dur mengungkapkan, semestinya MUI memiliki nalar yang cerdas untuk dapat membantu bangsa ini bangkit dari keterpurukannya. Karena masyarakat lebih membutuhkan solusi produktif daripada sekedar fatwa haram.
“Berbagai keputusan final untuk mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah dibuat oleh banyak kelompok, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama. Jadi kita tidak perlu lagi mempertentangkan Islam dan Nasionalisme,” terang Gus Dur.
Menurut Gus Dur, sebuah kemunduran besar jika beberapa orang mempertanyakan keabsahan Nasionalisme dalam sudut pandang Islam. Karena NU jauh-jauh hari telah memutuskan tiadanya kewajiban untuk mendirikan Negara Islam sebelum NKRI lahir.
”Jika mau cerdas, MUI dapat mencari format-format ideal untuk menerapkan hukum-hukum agama agar sesuai dengan hukum-hukum kenegaraan. Dengan demikian keutuhan bangsa dapat terjaga dan integritas negara dapat terbangun dengan mapan,” tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua