Agresi Militer yang dilancarkan oleh Isreal ke Palestina merupakan tindakan yang tidak didasari rasa keadilan. Demikian dinyatakan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam pengajiannya di Pesantren Ciganjur, Jl. Warung Silah Jakarta, minggu lalu.
Menurut Gus Dur, Mestinya Israel tidak menggunakan standar ganda dalam sikap-sikap politiknya di hadapan dunia Internasional. Sehingga Israel akan lebih bisa diterima banyak pihak.<>
"Beberapa waktu lalu saya katakan kepada ribuan warga Yahudi Amerika Serikat di Los Angeles, jika pemerintah Israel ingin diakui sebagai negara yang berdaulat, mestinya Israel juga harus mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka," terang Gus Dur.
Lebih lanjut Gus Dur memaparkan, meskipun Israel mampu menduduki Palestina, namun mereka tidak akan aman dari serangan gerilyawan Palestina.
"Di sana banyak sekali faksi-faksi yang akan mempertahankan kehormatan tanah Palestina, apapun taruhannya. Meskipun Hamas mungkin hanya bagian kecil dari kekuatan Palestina, namun rakyat Palestina takkan tinggal diam dijajah bangsa Yahudi," tambah Gus Dur.
Dalam kacamata Gus Dur sendiri, Hamas bukanlah tipe pemerintahan yang bersih dan memegang teguh kesepakatan-kesepatan dengan pihak lain.
"Hamas itu sebenarnya juga pembohong, mereka banyak mengingkari kesepakatan-kesepakatan yang mestinya masih berlaku dan harus ditaati. Jika sudah begini, lalu siapa yang paling dirugikan? tentunya kan rakyat kecil," tandas Gus Dur. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua