KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali mengkritik kebijakan Majlis Ulama Indonesia (MUI) yang selalu mengeluarkan fatwa-fatwa tunggal. Menurut Gus Dur, MUI mestinya fair dalam mengeluarkan fatwa, karena pendapat para ulama selalu beragam.
Demikian dinyatakan Gus Dur dalam pengajiannya di Pesantren Ciganjur Jl. Warung Silah Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Gus Dur juga sangat menyayangkan MUI yang hanya mengikuti trend-trend fatwa dari para ulama Malaysia.<>
Gus Dur menambahkan, beberapa kasus yang dimintakan fatwa haram kepada MUI merupakan sinyalemen MUI tidak netral. Beberapa pihak berusaha memanfaatkan MUI untuk keuntungan golongannya sendiri-sendiri.
"Tentang rokok misalnya, semua orang juga mengerti pendapat ulama berbeda-beda. Lalu kenapa MUI ingin mengeluarkan fatwa tunggal keharaman rokok?" tambah gus Dur.
Fatwa tunggal yang sering dikeluarkan oleh MUI, menurut Gus Dur juga mengindikasikan kurangnya kedewasaan MUI. Seringnya MUI mengikuti trend-trend fatwa dari para ulama luar negeri, menunjukkan para ulama yang duduk di MUI kurang tanggap terhadap persoalan-persoalan masyarakat.
"Jangan asal ulama-ulama di negara lain mengeluarkan fatwa, lantas MUI ikut-ikutan mengeluarkan fatwa. Ini kan namanya ulama yang hanya bisa bertaqlid saja, tidak jelas ke arah mana bangsa ini ingin bawa," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua