Dewan Fatwa Nasional Malaysia mengeluarkan fatwa haram yoga bagi muslim di negeri jiran itu. Fatwa ini sontak menimbulkan protes berbagai kalangan, termasuk warga muslim sendiri.
Pelatih yoga Malaysia, Suleiha Merican (56) membantah adanya elemen Hindu tersebut. "Itu ilmu kesehatan hebat yang secara ilmiah telah terbukti dan banyak negara telah menerimanya sebagai terapi alternatif," kata Merican, seorang muslim, seperti dilansir The Star, Selasa (25/11/).<>
Koran-koran Malaysia juga telah menerima surat dari para pembaca muslim yang terkejut dengan fatwa haram yoga. Menurut mereka, yoga semata-mata cara untuk menjaga kesehatan dan tak ada kaitannya dengan agama.
Putri Rahim, seorang ibu rumah, menegaskan, keimanan Islamnya tidak berkurang meski telah bertahun-tahun melakukan yoga. Wanita itu telah 10 tahun melakukan yoga demi alasan kesehatan.
"Saya marah! Mengeluarkan fatwa ini merupakan penghinaan bagi para muslim cerdas. Ini penghinaan untuk keyakinan saya," cetusnya.
"Saya rasa sekarang ini lebih gampang bagi non-muslim tinggal di Malaysia daripada bagi muslim," katanya lagi. Menurut Rahim, yoga membantu dirinya meringankan nyeri punggung hebat yang pernah dialaminya.
Hal senada diungkapkan aktivis sosial, Marina Mahathir. "Yoga mungkin saja punya akar spiritual tapi kebanyakan kami melakukannya untuk latihan tubuh serta pikiran," tegas Marina. (dtk)
Terpopuler
1
Jalur Banda Aceh-Medan Macet Panjang, Ansor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
2
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi
3
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
4
DPR Ingatkan Mutu Pendidikan di Tengah Wacana PJJ untuk Efisiensi Energi
5
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
6
Ribuan Paket Bantuan NU untuk Warga Palestina pada Ramadhan 1447 H
Terkini
Lihat Semua