Mesir Nyatakan Bersedia Menjadi Konsultan Ekonomi Syariah Indonesia
NU Online · Sabtu, 29 Agustus 2009 | 05:39 WIB
Mesir melalui Salih Kamil Center for Islamic Economics (SKCIE), Universitas Al-Azhar, menyatakan kesediaannya untuk menjadi konsultan keuangan dan ekonomi syariah bagi koperasi dan UKM di Indonesia.
"SKCIE sebagai pusat studi di Mesir menyatakan kesediaannya untuk memberikan layanan konsultasi," kata Deputi Bidang Pembiayaan Menteri Negara Koperasi dan UKM, Agus Muharram, di Jakarta, Jum'at (28/8).<>
Agus mengatakan, pihaknya telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan SKCIE pada 2004. Pihaknya pada pertengahan Agustus 2009 berkunjung ke Mesir untuk menindaklanjuti MoU serta memperpanjang kerja sama hingga satu tahun ke depan.
"Kedua belah pihak sepakat membentuk tim kecil untuk lebih menjabarkan MoU ke depan dalam program-program yang lebih operasional," kata Agus.
Agus menilai, SKCIE memiliki teori-teori terkait ekonomi syariah yang sangat maju dari hasil penelitian intensif yang mereka lakukan.Sementara Indonesia sendiri dalam prakteknya lebih berkembang dari sisi kualitas dan kuantitas untuk bank maupun non-bank, dalam hal ini koperasi. (ant)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua