Para pimpinan umat beragama di Solo melakukan jumpa pers di Balaikota Surakarta, Selasa (13/1). Dalam jumpa pers ini mereka menyatakan serangan Israel terhadap warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak sebagai kejahatan kemanusiaan yang harus segera dihentikan.
Hadir dalam jumpa pers ini, perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU) dan badan-badan otonon di bawahnya, Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI), Walubi, Matakin, pimpinan gereja katolik dan protestan se-Kota Solo. Tak ketinggalan perwakilan dari Gereja Kristen Orthodoks.<>
Para pemimpin umat tersebut mendesak seluruh masyarakat dunia mengupayakan segera dihentikannnya kekerasan di Palestina. Mereka juga menyesalkan sikap Amerika Serikat yang memberikan dukungan terhadap agresi Israel, padahal seharusnya negara-negara yang memiliki pengaruh Israel harus mendesak Israel menghentikan serangan.
PBB didesak segera menjatuhkan sanksi kepada Israel yang berkali-kali mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB. Selain itu PBB juga harus segera mengupayakan sebuah konferensi internasional yang menjamin hak hidup dan kemerdekaan bangsa Palestina dengan diakhirinya blokade Israel atas warga Palestina.
Sedangkan kepada masyarakat Indonesia, diserukan untuk tetap menjaga persatuan guna menggalang solidaritas untuk Palestina sebagai tugas dan panggilan seluruh warga negara tanpa melihat latar belakang agama, suku, dan budaya.(dtk)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua