PNS Muslim Gorontalo Diwajibkan Mengaji Sebelum Kerja
NU Online · Sabtu, 29 Agustus 2009 | 02:48 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo yang beragama Islam, diwajibkan mengaji atau membaca Al-Qur'an sebelum melaksanakan pekerjaannya. Pengajian atau tadarusan yang dilakukan di lingkungan kantor masing-masing itu, dilakukan minimal 30 menit setelah pelaksanaan apel pagi.
"Pengajian ini juga dilakukan di tingkat kantor kecamatan hingga kelurahan. Instruksi ini demi menciptakan suasana religius di lingkungan kerja pemerintahan selama Ramadhan ini.," kata Wali kota Gorontalo Adhan Dhambea, Jum'at (28/8).<>
Menurut Adnan, tuntutan PNS untuk memaksimalkan kinerjanya, juga harus dibarengi dengan pencapaian spiritual untuk membentuk kualitas hidup dan keimanan yang lebih sempurna.
"Waktu tiga puluh menit itu, juga merupakan waktu emas bagi PNS untuk meniatkan pekerjaannya hanya untuk ibadah semata," kata Adnan.
Lebih lanjut, Adnan berharap, waktu tadarusan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh PNS, dan dijalankan tanpa ada rasa paksaan.Selain pada pagi hari menjelang kerja, tadarusan juga digelar serempak di masjid-masjid serta di rumah dinas pejabat daerah.
Pemerintah Kota Gorontalo sengaja meniadakan kegiatan shalat tarawih keliling seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan alasan bahwa kegiatan tersebut justru kurang efektif, karena hanya akan merepotkan pihak penyelenggara. (ant)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua