Jakarta, NU Online
Upaya kerjasama antara PBNU dan pemerintah Saudi Arabia kini sedang diupayakan untuk terus meningkat. Menteri Urusan Islam, Wakaf dan Dakwah Saudi Sheikh Sholeh bin Abdul Aziz Al Sheikh mengajak PBNU untuk memperkuat Islam sunni dalam kunjungannya ke PBNU, Selasa.
Syeikh Sholeh juga mengakui peranan NU sebagai organisasi yang sudah tua dalam pengembangan dakwah dan pengajaran agama Islam dan bahkan sempat menjadi partai politik. Kerjasama dalam pemikiran, budaya dan bidang lainnya sangat dimungkinkan.
Semantara itu Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi yang baru pulang dari Iran dan Saudi Arabia menceritakan bahwa PBNU saat ini sedang berupaya untuk membantu mendamaikan konflik di Palestina dan Irak.
Kiai Hasyim yang juga anggota Rabithah Alam Islami menjelaskan bahwa NU telah mendirikan forum bagi ulama Islam dalam wadah International Conference of Islamic Scholars (ICIS) yang berusaha mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamiin.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pengurus PBNU seperti KH Said Aqil Siroj, KH Maghfur Utsman, KH Mashuri Naim yang ketiganya merupakan lulusan universitas Arab Saudi. HM Rozy Munir, Prof. Dr. Masykuri Abdillah, dan sejumlah pengurus lainnya. (mkf)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua