Suami Benazir Bhutto Terpilih Sebagai Presiden Pakistan
NU Online · Senin, 8 September 2008 | 05:35 WIB
Suami mendiang mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto telah memenangkan pemilu untuk menjadi Presiden Pakistan berikutnya.
Asif Ali Zardari pemimpin Partai Rakyat Pakistan atau PPP hari Sabtu memenangkan mayoritas suara dalam Parlemen dan 4 DPR Provinsi Pakistan. Ia dengan mudah mengalahkan dua saingannya, Saeeduzzaman Siddiqui dan Mushahid Hussain, dan memenangkan kurang lebih 482 dari 702 suara DPR pusat dan daerah.<>
Zardari menggantikan mantan Presiden Pervez Musharraf, yang mengundurkan diri bulan lalu, sementara menghadapi impeachment.
Setelah pemungutan suara para anggota parlemen meneriakkan kata-kata "Hidup Bhutto", dan dua puteri Zardari memegang potret ibu mereka. Para pejabat Partai Rakyat Pakistan menyebut kemenangan Zardari merupakan kemenangan bagi Demokrasi di negara itu.
Dalam pidato singkat, Zardari menandaskan pada pengecamnya dengan mengatakan "kepada mereka yang mengatakan Partai Rakyat Pakistan dan kepresidenan akan kontroversial di bawah kepemimpinan kami, silahkan lihat demokrasi yang kami usung ".
Menteri Luar Negeri Amerika, Condoleezza Rice hari Sabtu mengatakan, ia berharap akan dapat bekerjasama dengan Zardari dan terkesan oleh apa yang dikatakan Zardari bahwa ia akan mengutamakan usaha untuk memerangi terorisme. (voa/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua