Damaskus, NU Online
Suriah mengecam satu pemungutan suara oleh Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai pelanggaran hak asasi manusia oleh pasukan keamanan negara itu. Resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB itu tidak adil dan didasarkan pada informasi salah dari lawan-lawan rezim yang berkuasa di Damaskus.<>
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Suriah yang disiarkan oleh kantor berita SANA, Suriah menyebut Resolusi itu mengesahkan pemungutan suara yang tidak adil. Resolusi telah disiapkan lebih awal oleh pihak-pihak yang tak senang dengan Suriah.
"Pemungutan suara itu dilakukan berdasarkan sebuah laporan komisi penyelidikan yang didorong motivasi politik dan didasarkan pada informasi salah yang disebarkan oleh pihak-pihak di luar Suriah dan unsur-unsur pers yang tak jujur," kata kemeenterian itu.
Pada pertemuan darurat, dewan itu mengesahkan satu resolusi yang secara keras mengutuk pelanggaran-pelanggaran sistematis dan meluas atas hak asasi manusia dan kebebasan fundamental oleh penguasa Suriah. Bagi Damaskus, keputusan dewan itu bertujuan untuk memperpanjang krisis dan menyampaikan pesan dukungan kepada penentang bersenjata rezim itu.
Pertemuan di Jenewa itu diserukan untuk mengatasi penemuan-penemuan Komisi Penyelidikan yang menyatakan pasukan keamanan telah berbuat kejahatan terhadap kemanusiaan untuk menumpas pembangkangan sejak Maret lalu.
Redaktur : Syaifullah AminÂ
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
3
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
4
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
5
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
6
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
Terkini
Lihat Semua