Terbanyak, Calhaj Embarkasi Solo Meninggal di Tanah Suci
NU Online · Selasa, 25 November 2008 | 10:53 WIB
Jumlah jamaah calhaj asal Embarkasi Adisumarmo Solo yang meninggal dunia di Tanah Suci menduduki peringkat teratas dibanding 11 embarkasi lain.
Berdasarkan data yang dihimpun Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Senin (24/11), jumlah calhaj asal Embarkasi Solo (SOC) yang meninggal 10 orang, Embarkasi Jakarta Pondokgede (JKG) 7 orang, Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 6 orang, Embarkasi Ujung Pandang (UPG) 5 orang, dan Embarkasi Surabaya (SUB) 2 orang.<>
Ketua Tim Pemantau Peningkatan Pelayanan Penyelenggaraan Haji (TP4H) Jateng, Dr H Abdul Choliq MT, MAg mengungkapkan, calhaj Jateng yang meninggal di Arab Saudi kebanyakan disebabkan oleh penyakit gangguan jantung. Dari 10 calhaj yang meninggal, tujuh diantaranya mengidap gangguan jantung dan dua mengalami gangguan pernapasan.
Satu calhaj yakni Dahuri bin Yunus meninggal karena kecelakakan terjatuh dari gedung bertingkat. "Cuaca dingin di Tanah Suci saat ini ikut berpotensi mengganggu kondisi kesehatan calhaj," katanya.
Dikatakan oleh Choliq, calhaj asal Embarkasi Solo mayoritas adalah orang tua. Selain masuk kedalam calhaj yang memiliki resiko tinggi (risti), calhaj berusia lanjut rawan terserang penyakit karena kecapekan saat melakukan perjalanan jauh. "Dan hal tersebut patut diwaspadai para jamaah risti," katanya. (SM/min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua