Ajang Haul Gus Dur, PMII Gorontalo Pertemukan Alumni
NU Online · Sabtu, 3 Januari 2015 | 12:01 WIB
Gorontalo, NU Online
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo memperingati Haul Ke-5 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan tema “Mengemabalikan Nalar dan Gerakan Spritual Guru Bangsa dalam Bingkai Pluralisme”.
<>
Kegiatan bertempat di gedung Martin Liputo (Limboto) pada Selasa tanggal 30 Desember 2014 tersebut dijadikan ajang silaturahim antaralumni PMII se-Gorontalo.
Ketua panitia pelaksana, Opan, menyatakan bahwa kegiatan ini di laksanakan dalam rangka mengenang sosok sang Guru Bangsa yang dikenal dengan “Bapak Pluralisme”.
Menurut dia, silaturahim alumni PMII Se Gorontalo adalah upaya mempererat tali kekeluargaan antara warga pergerakan dalam rangka mempertahankan kehidupan berbangsa yang humanis sebagai pengejewantahan baldatun thaoyyibatun warabbun ghofur. Atau, sambung dia, masyarakat Gorontalo yang Mutamaddin.
Hal senada juga di sampaikan Ketua PMII Kabupaten Gorontalo, Reza. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa pola pemikiran Gus Dur ini harus terus di perjuangkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo.
Sebagai warga pergerakan yang menganut paham Ahlusunnah wal-Jamaah, kata dia, tidak lepas dari 3 komitmen yakni ukhuwah islamiah, ukhuwah insaniah, dan ukhuwah wathoniah.
Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan Pemerintah Daerah, PCNU Kabupaten Gorontalo, PWNU Gorontalo, anggota DPRD Gorontalo dan Anggota DPR RI Komisi A, Elnino (Ketua PW ISNU Gorontalo.(Zulkarnain/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
Terkini
Lihat Semua