Kudus, NU Online
Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gebog Kudus mengembangkan pertanian organik di kalangan anggota. Selain membentuk kelompok tani, anggota ansor belajar dan praktek tani organik.<>
Pertengahan Maret lalu, kelompok tani serba guna bentukan Ansor-Banser telah memanen padi demplot pertanian alami tersebut.
Wakil ketua PAC Gp Ansor Gebog Imam Fathoni mengatakan, sebagian anggota ansor dan banser adalah kaum tani yang perlu mendapat perhatian dan pemberdayaan.Â
"Oleh karenanya, Ansor membentuk kelompok tani sebagai upaya pendampingan dan penguatan bagi mereka yang kerjanya tani," ujarnya kepada NU Online, Rabu (3/4).
Ia menjelaskan, pengenalan dan pengembangan tani organik menjadi keinginan bersama, mengingat nasib petani sekarang sering dihadapkan pada permasalahan pupuk maupun tengkulak.
"Dalam kelompok tani ini, anggota belajar bersama mengenai pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak. Intinya, kita dilatih supaya petani memiliki kemandirian tidak bergantung pada produsen pupuk," terang Fathoni.
Diterangkan, bertani organik itu lebih menyehatkan karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Termasuk  prosesnya juga murah, petani bisa membuat pupuk atau obat tanaman sendiri.
"Disamping kita mengenalkan tani organik, anggota ansor - banser bisa mengatasi problem pertanian sendiri," imbuhnya.
Ketua kelompok Tani Serba Guna Multazam menambahkan pembelajaran tani ini sudah berlangsung sejak tahun 2010 lalu. Dengan menghadirkan aktifis  petani, anggota kelompok diajari pertanian organik (alami).
"Setelah semua mengenal, anggota kelompok mempraktekkan bercocok tanam di sawah masing-masing," ujarnya
Sedangkan kelompok Tani serba guna ini membuat demplot menanam padi organik di sawah milik salah satu anggota Banser.
"Alhamdulillah, hasilnya bagus. Dan ini dikembangkan setelah menanam padi, kita mencoba menanam jagung," ujar Multazam.
Redaktur   : A. Khoirul Anam
Kontributor ; Qomarul AdibÂ
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
2
Ketiduran dan Tidak Sempat Ikut Shalat Idul Fitri, Terus Bagaimana?
3
Basa-Basi Lebaran yang Menjengkelkan: Kapan Nikah? Kapan Punya Anak?
4
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
5
NU Care-LAZISNU Kembali Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya Aceh
6
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
Terkini
Lihat Semua