Ansor Jember Desak Polisi Usut Penusukan Kadernya
NU Online · Selasa, 27 Mei 2014 | 11:20 WIB
Jember, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penusukan hingga menyebabkan seorang kader Ansor bernama Suwarno di Kecamatan Mumbulsari tewas.
<>
"Kami kehilangan salah satu kader terbaik dan ikut belasungkawa atas kejadian itu. Niat anggota kami baik yakni melerai kedua kelompok yang bertengkar, namun justru kader Ansor menjadi korban penusukan," kata Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi, Senin.
Suwarno (45), seorang warga Desa/Kecamatan Mumbulsari tewas setelah dikeroyok oleh salah satu kelompok pemuda yang dilerai korban saat dua kelompok pemuda bertikai di pasar malam desa setempat, Sabtu (24/5).
"Dua kelompok yang terlibat tawuran itu sudah jelas dan banyak warga yang menyaksikan kejadian itu, sehingga tidaklah sulit bagi pihak kepolisian untuk mencari kedua kelompok itu dan menyelidiki siapa yang melakukan penusukan dengan menggunakan senjata beracun kepada korban," tuturnya.
Menurut dia, dua kelompok pemuda tersebut masih berkeliaran dan belum ada tindakan dari aparat kepolisian untuk mengamankan kedua kelompok tersebut, sehingga dikhawatirkan massa Ansor dan Banser yang berada di Kecamatan Mumbulsari melakukan tindakan main hakim sendiri.
"Saya berharap polisi segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku penusukan anggota kami hingga menyebabkan korban meninggal dunia, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena massa Ansor sudah geram dengan kejadian itu dan kami berusaha meredamnya," ucap Ayub yang juga Ketua Komisi D DPRD Jember itu.
Ia menjelaskan GP Ansor Jember juga membentuk tim investigasi untuk menyelidiki pembunuhan tersebut dan hasilnya akan disampaikan kepada aparat kepolisian setempat.
Sementara KBO Satreskrim Polres Jember Iptu Suhartanto mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan lebih mendalam atas peristiwa tersebut dan berusaha mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan kader Ansor Jember itu.
"Kami sementara masih meminta keterangan keponakan korban yang juga berada di lokasi kejadian dan hasil pemeriksaan sementara menyebutkan korban tewas akibat pukulan benda tumpul dan tusukan benda tajam," katanya.(antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua