Bantu Buruh Terdampak Covid-19, Dua MWCNU di Jember Gelar Aksi Sosial
NU Online · Rabu, 8 April 2020 | 02:00 WIB
Tim relawan dan pengurus MWCNU Tempurejo berfoto bersama usai aksi sosial, Selasa (7/4). (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Aryudi A Razaq
Kontributor
Jember, NU Online
Salah satu elemen masyarakat yang cukup terpukul akibat munculnya Covid-19 adalah buruh harian. Sebab penerapan darurat Corona membuat banyak perusahaan meliburkan sebagian besar buruhnya. Ironisnya, mereka adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Oleh karena itu, MWCNU Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur berinisiatif untuk meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan sembako, Selasa (7/4).
Paket sembako tersebut dibagikan kepada para buruh yang di enam desa, yaitu Suren, Sumbersalak Sumberbulus, Sukogidri, Lembengan, dan Sumberlesung. Setidaknya ada 50 paket sembako yang ditabur untuk mereka yang terdampak Covid-19.
“Sembako itu kita prioritaskan untuk warga yang kehilangan pekerjaan akibat Corona. Setiap desa tidak sama kuotanya, kita ikut teman-teman yang mendata di lapangan,” ujar anggota Bagana (Banser Siaga Bencana) Ledokombo, Muhammad Levand kepada NU Online di sela-sela aksi kemanusiaan itu.
Di tempat yang sama, Ketua MWCNU Ledokombo, Lora Miftahul Hasan Arifin menegaskan bahwa Covid-19 berdampak cukup memprihatinkan bagi ekonomi warga, termasuk buruh. Karena itu, katanya, aksi sosial kedepan tak lagi hanya fokus pada pencegahan Covid-19 melalui penyemprotan cairan disinfektan, namun juga pemberian bantuan sembako dan sejenisnya.
“Sebab, sama-sama bahayanya. Penularan Corona bahaya jika dibiarkan, warga terdampak Corona juga bahaya jika tak dibantu,” jelas Ra Mif.
Cucu pencipta Shalawat Nahdliyah itu memastikan, pihaknya terus berusaha membantu warga terdampak virus Corona dengan menggalang dana dari masyarakat.
“Kami akan terus bekerja bersinergi dengan LPBI, Bagana, dan Muslimat untuk membantu mereka yang terdampak Corona. Ini tak boleh disepelekan,” pungkasnya.
Sementara itu, di hari yang sama, MWCNU Tempurejo melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah masjid dan pondok pesantren. Tidak hanya menyemprot, tim relawan MWCNU Tempurejo juga membagikan nasi kotak bersamaan dengan penyemprotan itu.
“Jadi kita melakukan penyemprotan sekaligus membagi nasi kotak di sepanjang jalan yang kami lalui dalam menuju lokasi penyemprotan,” jelas Ketua MWCNU Tempurejo, Ustadz Alimuddin.
Pewarta: Aryudi AR
Editor: Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua