Empat Resep Negara Aman dan Adil
NU Online · Ahad, 23 Oktober 2016 | 09:09 WIB
Sukabumi, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi menggelar pembacaan Shalawat Nariyah yang dipimpin Rais Syuriyah yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Siqoyaturrahmah Selabintana KH Mahmud Mudrikah Hanafi. Kegiatan dipusatkan di Masjid Roudhotul Irfan Jalur lingkar Selatan Cibolang Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.
Kegiatan dilanjutkan pembacaan Asmaul Husna para santri Darussifa Alfitroh. Kemudian dilanjutkan dengan tablighul Islam Pimpinan Pondok Pesantren Almubaidiyah Cikakak Pelabuhan Ratu KH M. Kamaludin. Ia menyampaikan, dengan adanya Hari Santri adalah berkah kalangan pesantren.
“Tinggal kita mengisi bagaimana kita menjadi regenerasi yang hebat,” katanya pada kegiatan Jumat, (21/10).
Ia kemudian mengutip pendapat Syekh Imam Abu Lais Assamarkand, kalau seandainya negara ingin aman, adil gemah ripah loh jinawi, baldatun toyibatun wa robun gofur harus menggunakan resep empat ini.
Pertama, kata dia, harus dengan pemimpin yang adil. Kedua, para pemuka agama yang jujur mengamalkan ilmunya.
Ketiga, kata dia, dewan pembinanya memerintah kepada kebaikan mencegah kepada yang munkar. Dan yang keempat para seluruh komponen harus memotivasi untuk mencari ilmu sebaik-baiknya karena orang yang memiliki ilmu akan ditinggikan derajatnya.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati, Kapolres, MUI, dan aparat pemerintahan, serta pengurus PCNU Kabupaten Sukabumi dan para kiai dan juga masyarakat. (Sofyan Syarif/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua