Daerah

Fadullah, Pelajar NU Juara STQ Brebes

NU Online  ·  Kamis, 10 November 2016 | 02:08 WIB

Brebes, NU Online
Wakil Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ranting Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Brebes Fadullah Syahil mengaku senang belajar seni baca Al-Qur'an. Dengan membaca Al-Qur'an, menurutnya, suasana hati menjadi tenteram, damai. Tidak gelisah walaupun banyak problema yang mengguncang hati dan perasaan.  

“Al-Qur'an membawa diriku semangat untuk belajar, berbakti dan berbuat yang terbaik untuk orang tua dan bangsa,” ujar Fadullah usai menerima piala juara 1 Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Umum Cabang Tilawah Anak-anak tingkat Kabupaten Brebes 2016 di Pendopo Bupati Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu (9/11).

Namun sayangnya, kata dia, anak-anak muda sekarang jarang yang belajar Al-Qur'an. Lebih banyak yang membaca SMS di handphone. “Punya hape bolehlah, tapi harus ada aplikasi Qur'annya agar bisa terus mengaji,” kilahnya. 

Siswa kelas 9 C SMP Negeri 2 Songgom ini sudah menjuarai 6 kali tingkat Kabupaten untuk Cabang Tilawah di MTQ maupun STQ. Sejak SD kelas V, Fadullah menjadi juara 1 tingkat kabupaten. Suara merdu dan lembut yang dimiliki anak pasangan Syamsul Maarif dan Siti Sukaesih ini membuat decak kagum dewan juri dan hadirin yang mendengarkannya. 

Karena prestasinya itu, dia sering diundang ke berbagai pengajian untuk membacakan ayat ayat suci Al-Qur'an di wilayah Brebes, Tegal, Slawi bahkan Jakarta. 

Makanya, anak kelahiran Jakarta 16 Juni 2002 ini selalu menjaga suaranya dengan puasa tidak makan gorengan, makanan yang mengandung santan dan Es. “Aku menjaga dengan tidak makan makanan yang bisa merusak pita suara,” tuturnya. 

Untuk mengasah ketrampilan bertilawah, Fadullah tidak jemu-jemu belajar dengan Ustadz Mustain Jatibarang  yang pernah menjadi juara 1 Nasional setiap Ahad. "Tapi setiap hari aku dilatih Bapak di rumah setiap bada Maghrib. Bapakku pernah juara tilawah tingkat  Karesidenan Pekalongan pada waktu mudanya dulu,” ungkap penggemar sepak bola ini.

Selain bertilawah, Fadullah juga bergabung dengan grup Hadrah Mad Khurosul di kampungnya. Dia menjadi vokalis di grup tersebut sehingga amat fasih dan sering di undang ke berbagai tempat pengajian, sunatan maupun pengantinan.

Terpisah, Kepala SMP N 2 Songgom Santosa mengaku bangga dengan prestasi yang diukir peserta didiknya. Kata Santosa, Fadullah menjadi andalan pada setiap peringatan hari besar di sekolahnya maupun di Kecamatan Songgom. “Saya turut bangga dengan prestasi Fadullah, insyaallah akan saya kasih reward (hadiah),” janjinya.

Dengan prestasi yang ditorehkan Fadullah, pada tahun pelajaran ini SMP N 2 Songgom akan membuka ekstrakurikuler Qiroah. Hal ini untuk melestarikan dan mengembangkan prestasi yang sudah dicapai oleh Fadullah, “Saya yakin, bakat Fadullah bisa mengalir ke teman teman lainnya,” pungkasnya. (wasdiunabdullah alawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang