Gelar Istighotsah Akbar, NU Bojonegoro Mantap Bersatu
NU Online · Selasa, 9 April 2019 | 08:30 WIB
Bojonegoro, NU online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro semakin mantap bersatu menata organisasi dan jam'iyah. Terbukti kekompakan warga NU di Kota Ledre terlihat saat puluhan ribu jamaah ikut menghadiri Istighotsah Akbar yang diadakan di GOR Dabonsia Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro, Jawa Timur, Ahad (7/4).
Ketua PCNU Bojonegoro, Cholid Ubed mengucapkan rasa syukur karena bisa bersilaturrahim dengan warga NU di semua tingkatan. Rasa syukur itu diimplementasikan dalam bentuk gerakan dan tindakan dalam membentengi masyarakat.
"Agar senantiasa melestarikan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah serta membumikan Islam Nusantara yang Rahmatan Lil Alamin," terangnya.
Kegiatan Istighotsah Akbar ini diselenggarakan dalam rangka hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-96 dengan mengusung tema NU Bersatu Membangun Negeri. Lebih dari 10.000 Jama'ah berpakaian putih datang dari seluruh desa se-Kabupaten Bojonegoro yang berasal dari unsur NU beserta Badan Otonom (Banom) di semua tingkatan membuat suasana GOR Dabonsia menjadi serba putih.

Foto: Suasana GOR Dabonsia
"Segala upaya dan perencanaan program yang matang akan dilaksanakan dalam rangka menjelang 1 abad NU agar semakin bermanfaat untuk masyarakat secara umum," jelasnya.
Sementara itu Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah memberikan apresiasi kepada Nahdlatul Ulama khususnya PCNU Bojonegoro beserta badan otonomnya yang selalu bergerak untuk kemaslahatan bangsa dan Negara.
"Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tidak lepas dari perjuangan dan partisipasi NU dalam merumuskan ideologi pancasila," ungkapnya.
Kegiatan tersebut diisi dengan pemantapan Kader NU yang disampaikan oleh KH Syafrudin Syarif selaku Katib Syuriah PWNU Jawa Timur dan KH Yahya Kholil Staquf, Katib 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. (M. Yazid/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua