Gerakan Koin Buka Sejarah Andilnya Nadliyin dalam Muktamar NU
NU Online · Kamis, 19 Maret 2020 | 16:30 WIB
Kunjungan Wakil Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta, KH Shodiqin Maksudi ke PCNU Jakarta Pusat, Rabu (18/3). (Foto: Farkhan Maksudi)
Kifayatul Ahyar
Kontributor
Semangat gerakan Koin Muktamar sebenarnya membuka kembali lembar sejarah andilnya Nadliyin dan rakyat Indonesia terhadap perhelatan muktamar. Muktamar NU zaman dahulu, setiap cabang mengirim hasil buminya masing-masing. Ada yang mengirim ratusan telur asin, ayam potong, dan karungan beras.
Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH A Zahari Rasyid mengatakan gerakan Koin Muktamar di DKI Jakarta harus sukses. "PWNU DKI Jakarta mengajak Nahdliyin di DKI untuk aktif dan ikut andil dalam menyukseskan gerakan Koin Muktamar ini, khususnya warga NU Jakarta Pusat yang masih semangat dan hangat setelah sebulan dilantik," imbuhnya.
Selain secara offline berupa kotak Koin, ia mengatakan, NU Jakarta Pusat juga menyediakan kotak Koin dalam bentuk online. "Yang kita beri nama Nuberbagi.com berupa aplikasi yang bisa kirim uang kita dari e-banking yang ada di hp. Insyallah dalam jangka waktu dekat kita akan launching kotak Koin dalam bentuk online ini," tambanya.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
Terkini
Lihat Semua