GP Ansor Jombang: Imlek, Momentum Kebangsaan
NU Online · Sabtu, 21 Februari 2015 | 01:03 WIB
Jombang, NU Online
Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto mengatakan, tahun baru Imlek yang jatuh pada (19/2) merupakan momentum kebangsaan bagi warga Nadhatul Ulama (NU).
<>
Ia menjelaskan, dengan momentum tersebut, bangsa Indonesia, khususnya warga NU, menjiwai arti penting hidup berbangsa dan bernegara yang berdampingan dengan berbagai komunitas.
Dari salah satu ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) NU, menurut dia, momentum Imlek sangat tepat untuk selalu menghargai perbedaan tradisi yang ada di Indonesia sebagai bentuk toleransi.
Hal itu, lanjut dia, ditunjukkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat menjabat Presiden RI yang menjadikan Imlek hari libur nasional.
“Nah, tahun baru Imlek menjadi bagian dari budaya nasional yang keberadaannya harus tetap kita jaga,” ujarnya kepada NU Online, Jumat (20/2).
Kita, lanjut pria yang akrab dipanggil Gus Atok itu, sebagai warga NU, harus bisa mencontoh apa yang dilakukan Gus Dur dalam artian menghargai perbedaan di atarawarga bangsa.
“Momentum tahun baru Imlek kemarin juga bisa jadi media pembelajaran tentang kemanusian, peluralisme dan arti penting cinta kasih sayang sesama manusia bagi bangsa Indonesia, utamanya terhadap warga NU sendiri,” pungkasnya. (Syamsul/Abdullah)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua