GP Ansor Polman Gelar Tasyakuran Harlah dan PKD
NU Online · Senin, 27 April 2015 | 21:20 WIB
Polewali, NU Online
Dalam rangka memperingati harlah ke-81 GP Ansor Polewali Mandar (Polman) mengadakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Angkatan II, Jumat (24/04) di Pesantren Mas'udiah Wonomulyo. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 24-26 April 2015.Â
<>
Dalam pembukaan pelatihan tersebut Annanggurutta' KH Muhammad Syibli Sahabuddin menyampaikan pesan, "Tidak ada lagi pintu ijtihad dan wajib hukumnya untuk mengikuti empat mazhab: Imam Maliki, Imam Hanbali, Imam Hanafi, dan Imam Syafi'ii," katanya.Â
Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Barat, .Amran HB menegaskan bahwa keberadaan GP Ansor adalah sebagai benteng ulama, sebagai pagar candra kirana, aqidah Ahlusunnah wal Jama'ah.Â
"GP Ansor bukan pendatang, tetapi adalah pewaris para ulama, maka siapapun yang ingin mengganggu keutuhan NKRI dan mengganggu para ulama, percaya dan yakin pasti berhadapan dengan GP Ansor dan Banser,” katanya.
Secara terpisah., Ketua Cabang GP Ansor Polman, Busyra Baharuddin menyatakan bahwa proses kaderisasi yang dilakukan oleh GP Ansor Polman adalah bagian dari upaya untuk merangkul jamaah pemuda NU yang selama ini bergerak di wilayah kultur.Â
"Selain merangkul jama'ah yang berada di kultur, PKD ini sekaligus memberikan pemahaman ideologi keislaman Ahlusunnah wal Jamaah yang cinta tanah air di tengah derasnya aliran Islam transnasional yang masuk di Indonesia," ujar Busyra, yang juga cucu dari Annanggurutta' KH Abdul Latif Busyra, pimpinan pondok pesantren Assyalafi Parappe Campalagian.Â
Sementara itu, Mas’ud Saleh selaku wasekjen PP GP Ansor memberikan pesan kepada peserta dan seluruh kader Ansor yang hadir untuk senantisasa istiqomah dalam ber-Ansor.Â
“Jangan ragu-ragu bergabung dengan Ansor, Insyaallah nasab kita jelas sampai ke Rasulullah SAW,” ungkap Mas’ud.
Acara tasyakuran harlah ke-81 GP Ansor diakhiri dengan dzikir dan doa bersama yang dipandu oleh Imam Masjid Aswaja Wonomulyo. Sebagai bentuk syukur dan harapan semoga Ansor ke depan lebih jaya dan senantiasa istiqomah dalam mengawal Aswaja dan NKRI. ( muhammad arif/mukafi niam)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
Terkini
Lihat Semua