IPNU-IPPNU UNUJA Paiton Luncurkan Buletin Al-Ijtihad
NU Online · Senin, 7 Januari 2019 | 09:30 WIB
Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur resmi meluncurkan Buletin Al-Ijtihad.
Menurut Ketua Lembaga Pers PKPT IPNU UNUJA Paiton Zainur Rahman, peluncuran buletin ini merupakan wujud khidmah dan dakwah untuk membentengi mahasiswa dari paham-paham radikal yang menjadikan para mahasiswa dan generasi muda target utamanya.
Buletin ini juga lanjutnya, merupakan media untuk mewadahi karya literasi mahasiswa baik ilmiah maupun gagasan terkait dunia kampus saat ini. Hal ini menurutnya penting karena kata bijak mengatakan Jika ingin mengetahui dunia, maka membacalah dan jika ingin dikenal dunia maka menulislah.
"Terbitnya buletin Al-Ijtihad ini menjadi landasan mahasiswa yang tidak begitu tahu tentang bahayanya paham radikal. Buletin ini juga menyuguhkan informasi dengan berita teraktual,” terang Zainur, Ahad (6/1).
Zainur Rahman menambahkan Buletin Al-Ijtihad tersebut diharapkan melindungi mahasiswa agar tidak mudah terhasut dan hanyut ke dalam paham dan isu-isu yang tidak benar.
"Karena buku-buku yang diserap mahasiswa tentu tidak selamanya baik. Mereka yang didasari rasa keingintahuan dan sedang mencari jatidiri tentunya ingin sesuatu yang lebih. Oleh karena itu PKPT IPNU-IPPNU UNUJA mencoba melindungi mereka lewat literasi, selain pengkaderan dan pengayoman," katanya.
Peluncuran Buletin Al-Ijtihad oleh PKPT IPNU-IPPNU UNUJA Paiton ini mendapatkan apresiasi positif dari Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kota Kraksaan Khairul Imam. Menurutnya, keberadaan buletin ini sangat positif untuk menjadi jendela informasi dalam organisasi IPNU-IPPNU tingkat Kampus.
"Harapannya semoga Buletin Al-Ijtihad ini senantiasa konsisten meskipun sudah berganti kepemimpinan. Sehingga mampu memberikan informasi dan berita yang positif kepada seluruh mahasiswa yang ada di Kampus UNUJA Paiton," katanya. (Syamsul Akbar/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua