Subang, NU Online
Jelang Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/MA sederajat yang siap digelar 15 April mendatang, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Karawang meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang untuk serius dalam melaksanakan tahapan dan administrasi Ujian Nasional (UN), baik soal pengawasan pungutan biaya, kebocoran soal hingga pemberian pemahaman pengisian LJUN pada siswa.<>
Menurut Ahmad Fauzi Ridwan, Ketua IPNU Karawang, dalam pesan elektroniknya kepada NU Online, Selasa (9/4), saat ini Disdikpora Karawang lebih memfokuskan diri pada Biaya Operasional Perawatan Fasilitas (BOPF) dan rekruitment Calon Kepala Sekolah (Cakep), sehingga hal ini berpotensi untuk “melupakan” perihal Ujian Nasional (UN).
“Jika Disdikpora tidak serius dalam melaksanakan UN, dikhawatirkan nanti jumlah siswa yang lulus akan turun, selain itu, jika Disdikpora Karawang tidak serius dalam melaksanakan UN, ini dikhawatirkan kecurangan-kecurangan UN seperti kebocoran soal sampai kerusakan LJUN akan terabaikan” Paparnya
Fauzi pun menyampaikan bahwa IPNU Karawang siap berpartisipasi dalam mengawasi penyelenggaraan UN, IPNU Karawang siap menerjunkan seluruh kadernya di setiap sekolah untuk menjadi pengawas independen dan semua hasil laporan akan dievaluasi dan didiskusikan untuk menjadi bahan audiensi dengan Dinas.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
Terkini
Lihat Semua