Jelang Ramadhan, Sterilkan Jadwal Shalat Dan Imsakiyah
NU Online · Sabtu, 6 Juni 2015 | 12:00 WIB
Rembang, NU Online
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, MWCNU Lasem mulai sterilkan jadwal imsakiyah. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya perbedaan datangnya waktu shalat dan berbuka puasa. Demikian disampaikan secara langsung oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Lasem KH Attabik, Jum'ah (6/6) kemarin.
<>
Upaya yang dilakukan oleh MWCNU Lasem untuk meminimalisir perbedaan waktu shalat dan berbuka puasa. Attabik menjelaskan, pihaknya akan membagikan jadwal imsakiyah sebagai pedoman datanngnya waktu shalat dan berbuka puasa. Selain itu, tambah Attabik MWCNU akan mensosialisasikan kepada Pengurus Ranting yang diteruskan kepada masyarakat mengenai jadwal imsakiyah.
"Kita akan melakukan beberapa upaya, untuk meminimalisir terjadinya perbedaan jadwal imsakiyah yang beredar di bulan Ramadhan. Kita mengintruksikan agar, warga nahdliyin yang ada di Kecamatan Lasem memegang jadwal imsakiyah, atau menggunakan acuhan mushala atau masjid yang menggunakan jadwal imsakiyah yang dikeluarkan oleh MWCNU Lasem.
Dari tahun kemarin, menurut Attabik jumlah perbedaan jadwal imsakiyah sudah sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan letak sebagian wilayah MWCNU Lasem berada di wilayah pegunungan yang memang sulit dijangkau karena berada di perbukitan.
"Perbedaan jadwal imsakiyah Ramadhan kemarin sudah menurun dibandingkan pata tahun-tahun yang sebelumnya. Saya berharap tahun ini kita dapat menghilangkan perbedaan jadwal imsakiyah di kalangan warga Nahdliyin khususnya MWCNU Lasem.
Mengenai jumlah jadwal yang akan dibagikan MWCNU Lasem, yang jelas jumlahnya diatas 5000 eksemplar. Attabik berharap, semua jadwal sudah terbagi 10 hari sebelum bulan puasa. (ahmad asmu'i/mukafi niam)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua