Kemah Santri Bakal Warnai Hari Santri di Tanggamus
NU Online · Kamis, 20 September 2018 | 12:15 WIB
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tanggamus, Lampung akan menggelar Kemah Santri 2018 dalam rangka memperingati Hari Santri yang akan jatuh pada tanggal 22 Oktober 2018 mendatang. Kegiatan Kemah Santri yang akan diikuti oleh pelajar dari sekolah dan santri dari pondok pesantren se-Kabupaten Tanggamus ini mengangkat tema besar Dari Santri untuk Negeri.
Menurut Sekretaris Pelaksana Kemah Santri 2018 PCNU Kabupaten Tanggamus, Abdur Rouf, kemah tersebut merupakan wahana pengembangan moral, spiritual, mental, dan pendidikan generasi muda di Kabupaten Tanggamus agar memiliki jiwa pemimpin.
“Kita ingin dengan kemah ini para generasi muda khususnya santri dan pelajar dapat mengisi pembangunan dengan berbagai ide kreatif yang diwujudkan dalam suatu karya, sehingga dapat meneruskan perjuangan bangsa Indonesia,” katanya kepada NU Online, Kamis (20/9).
Selain cinta tanah air, Kemah Santri 2018 juga diharapkan mampu mendidik generasi santri muda agar memiliki dan dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Berbagai kegiatan spiritual akan dilaksanakan pada kemah yang direncanakan digelar di Bumi Perkemahan Lapangan Campang, Gisting, Tanggamus.
“Perkemahan akan digelar selama tiga hari mulai 19-21 Oktober 2018 dengan berbagai materi tentang keagamaan dan ke-NU-an serta bahaya narkoba. Berbagai lomba juga akan mewarnai perkemahan ini,” jelasnya.
Adapun lomba yang akan dilaksanakan pada kemah tersebut diantaranya Lomba Baca Kitab Sulam Safinah (perseorangan), Lomba Menggambar Logo NU (perseorangan), Lomba Mars Syubanul Wathon (kelompok ), Lomba Da’i (perseorangan), dan Lomba Hadrah (kelompok).
“Panitia sudah menyiapkan tropi piala dan hadiah bagi para pemenang lomba Kemah Santri 2018. Kita tunggu partisipasi para pelajar dan santri di Kabupaten Tanggamus. Semoga ajang ini bermanfaat sebagai sarana silaturahmi dan wahana menciptakan pelajar dan santri yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” pungkasnya. (Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
544 Orang Tewas dalam Gelombang Protes Iran, Amerika Pertimbangkan Opsi Militer
3
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
4
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
5
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
6
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
Terkini
Lihat Semua