Kepala Kampung ini Ajak Pemuda Bersatu Bangun Daerah
NU Online · Ahad, 4 Januari 2015 | 03:07 WIB
Way Kanan, NU Online
Mulyono, Kepala Kampung Sukadana, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung mengajak para pemuda dari berbagai golongan, termasuk Gerakan Pemuda Ansor untuk bersatu berpartisipasi membangun daerah.
<>
"Kami bahagia, kegiatan kami di sini penuh partisipasi pemuda, baik dari Setia Hati Teratai, Karang Taruna, GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna atau Banser," ujar Mulyono di Way Kanan, Sabtu (3/1) pada peringatan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian Pondok Pesantren Darul Hikmah yang berada di daerahnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian Pondok Pesantren Darul Hikmah asuhan Kiai Miftahudin berlangsung di Dusun II Kampung Sukadana.
Pada kegiatan tersebut puluhan bendera Nahdlatul Ulama (NU), Ansor dan Banser meramaikan jalan menuju lokasi kegiatan tersebut.
Tak hanya itu, anggota Banser Satuan Koordinasi Rayon Kecamatan Buay Bahuga juga diturunkan, untuk membantu ketertiban dan keamanan parkir sepeda motor para jamaah, termasuk mengatur ketertiban para pedagang dadakan yang biasa berdagang pada acara-acara pengajian.
"Terima kasih atas partisipasi Ansor dalam acara kami. ini luar biasa. Tanpa umat Islam kaum muslimin dan muslimat kepala kampung seperti saya ini tidak bermakna apa-apa," ujar Mulyono lagi.
Hadir pada kegiatan tersebut Camat Buay Bahuga Muhammad Lufti mewakili Bupati Bustami Zainudin, Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat), Ketua Majelis Dzikir dan Rijalul Ansor Hasyim As'ari. (Heryanto/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
Terkini
Lihat Semua