Konflik antar umat beragama yang terjadi di Indonesia lantaran dipicu oleh hal-hal sepele diantaranya diadudomba. Imbasnya, konflik beragama terjadi dan akan meruntuhkan keuntuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam lingkup yang kecil, masyarakat juga demikian, terjadinya konflik terkadang disebabkan oleh hal-hal kecil. Oleh karenanya perlu ditingkatkan kerukunan sesama masyarakat. Demikian disampaikan H Maftuchin Budiyono, petinggi desa Margoyoso, kecamatan Kalinyamatan dalam Peringatan Maulid Nabi di Masjid al-Falah, Jumāat malam (18/2).<>
Menurutnya, untuk menjaga kerukunan ketika dijumpai masalah maka solusinya dengan jalan bermusyawarah. āSetiap masalah pasti ada solusinya. Solusi tersebut bisa ditempuh dengan jalan bermusayawarah,ā tuturnya.
Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) kabupaten Jepara tahun 2012 mendatang dia berharap meski berbeda ideologi serta partai politik kerukunan tetap dijaga sebaik-baiknya. āSaya berharap Pemilukada mandatang desa ini tetap kondusif. Berbeda logo politik boleh-boleh saja tetapi kerukunan bermasyarakat harus tetap dijaga,ā harapnya.
Sementara, Nadhir Masjid al-Falah, KH Muchlisul Hadi dalam kata sambutannya mengungkapkan agar umat Islam selalu istiqamah syiar Islam di Musholla dan Masjid. Karena masih dalam momentum Maulid Nabi, ungkapnya syiar Islam dilakukan dengan pembacaan shalawat dan al-Barjanzi untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
āMarilah kita selalu syiar Islam dimanapun kita berada. Agar perkembangan Islam semakin tampak,ā ungkap pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Huda.
KH Muhammad Nasir Muhyi, penceramah asal Semarang dalam taushiyahnya lebih banyak menguraikan perkara Bidāah yang kerap digembor-gemborkan oleh golongan Wahabiyah. Menurut Gus Nasir, sapaan akrabnya, beliau menyatakan tradisi yang dilaksanakan warga Nahdliyyin memang belum pernah dilakukan pada Era Nabi. Kalau memang bermuara kepada kebaikan, lanjut penulis buku Katanya Bidāah Ternyata Sunnah (2010) kenapa harus dilarang. (qim)Ā
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Kenaikan BBM dan Panic Buying dalam Pandangan Islam
2
Khutbah Bahasa Jawa: Nalika Kahanan Rekasa, Tansah Cekelen Sabar lan Takwa
3
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
4
Poroz Tuntut Permintaan Maaf dari IM3 Indosat terkait Iklan yang Dinilai Merendahkan Zakat
5
PBNU Terima Kunjungan IAIS Malaysia, Bahas Kondisi Geopolitik dan Kerja Sama Umat Islam
6
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
Terkini
Lihat Semua