Majlis Ta’lim Al Mukhlisin Jakarta Silaturrahmi di Pesantren Futuhiyyah Mranggen
NU Online · Selasa, 2 Juni 2015 | 19:07 WIB
Demak, NU Online
Senin siang (1/6) Majlis Ta’lim Al Mukhlisin Pluit Jakarta Utara bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 Jama’ah, rombongan ini dipimpin oleh KH Endang Badarahman.
<>
Dalam sambutannya KH Syarif menyampaikan kegiatan silaturrahmi ini merupakan rangkaian agenda ziarah ke Waliyullah, yakni di Sunan Kalijaga Kadilangu Demak, Sunan Kudus, serta Sunan Muria. Ia juga menyampaikan kegiatan ini penting dilakukan untuk mengenalkan sekaligus meneladani para Wali Allah kepada para jama’ah.
Kegiatan silaturrahmi ini diterima langsung oleh KH Muhammad Hanif Muslih, selaku pengasuh Pesantren Futuhiyyah dengan didampingi H Ahmad Faizurrahman Hanif selaku wakil pengasuh Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak.
Kegiatan silaturrahmi dilaksanakan di Aula Pesantren dengan agenda acara pembukaan, sambutan oleh pimpinan Majlis Ta’lim Al Mukhlisin, dan sambutan sekaligus Washiyat serta ditutup dengan do’a oleh KH Muhammad Hanif Muslih.
KH Muhammad Hanif Muslih berwasiat untuk senantiasa melestarikan amalan-amalan para ulama terdahulu, terutama ala Ahlussunnah wal Jama’ah, diantaranya adalah amalan ziarah kubur, dzikir kepada Allah, serta amalan-amalan lain yang sudah diajarkan oleh para ulama terdahulu.
“Walaupun sekarang banyak faham yang tidak suka terhadap amalan-amalan tersebut, bahkan ada yang mengklaim bahwa amalan-amalan tersebut termasuk bid’ah, bahkan juga ada yang mengklaim termasuk amalan yang syirik,” terang KH Hanif. (abdus shomad/mukafi niam)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua