Makesta Pelajar NU Karanganyar Usung Peduli Lingkungan
NU Online · Sabtu, 10 Januari 2015 | 14:01 WIB
Karanganyar, NU Online
Ikatan Pelajar Nahdlatu Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama kabupeten Karanganyar menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di Ngasem dan Ngemplak Jumantono. Pada kegiatan itu mereka mengusung gerakan peduli lingkungan atau yang mereka sebut dengan “go green”.
<>
Menurut salah satu panitia, Baihaqi, tema tersebut diambil sebagai propaganda yang biasa digunakan dalam mengajak sebanyak mungkin orang untuk ikut serta dalam peduli lingkungan.
”Gerakan Ini bukan sekedar gerakan moral dalam membangun kesadaran terhadap lingkungan, tetapi lebih jauh merupakan gerakan taktis dan strategi guna mengantisipasi perubahan iklim di masa sekarang dan yang akan datang”, ungkapnya kepada NU Online usai penutupan Makesta (6/1).
Seperti yang kami rasakan, lanjutnya, wilayah Karanganyar yang berdekatan dengan lereng gunung Lawu, saat ini sudah berkurang kesejukannya dibandingkan dulu, dan saat musim kemarau tiba banyak wilayah yang kekurangan air, padahal dekat dengan sumber air alami yaitu gunung.
Hal tersebutlah yang mengundang perhatian kami sebagai generasi muda, jika saat ini kami saja bisa merasakan perubahan cuaca dan ketersediaan air yang sangat berbeda dengan waktu kecil kami, maka hal ini harus segera diantisipasi agar tidak semakin parah,tambahnya.
Oleh sebab itu, dalam Makesta ini kami aplikasikan gerakan tersebut dengan melakukan aksi tanam pohon dan bersih-bersih lingkungan sekitar tempat makesta. “Harapannya, acara ini bukan sedekar simbolisasi tetapi lebih dari itu dapat membangun sebuah kesadaran komunal tentang revolusi lingkungan. (Ahmad Rosyidi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Kang Santri AI, Platform Kecerdasan Buatan Berbasis Literatur Pesantren Diluncurkan
6
Diskusi di UGM Memanas, Mahasiswa Semprot Budiman Sudjatmiko dan Kebijakan Prabowo
Terkini
Lihat Semua