Yogyakarta, NU Online
Dakwah di jaman modern sekarang ini tidak bisa dilakukan hanya dengan satu arah. Banyak celah yang bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi dakwah.<>
“Inilah yang dilakukan Lembaga Dakwah NU di Yogyakarta dengan menjalin kerjasama dengan RRI Yogyakarta,” kata Jamiluddin, Pengurus LDNU DIY, dalam konsolidasi gerakan dakwah di Krapyak Yogyakarta, Jum’at (12/4).
Menurut Jamil, dalam gerak dakwah masa kini menuntut para pelaku dakwah (da’i) untuk memiliki kemampuan di segala bidang, salah satunya berdakwah dengan media Radio. Hal inilah yang mendorong Pengurus LDNU DIY menjalin kerjasama dengan RRI Yogyakarta.
“Dakwah melalui Radio bisa menjangkau ke segala penjuru wilayah khususnya di DIY. Sehingga kerjasama dengan RRI Yogyakarta sangat dibutuhkan, dan sudah terlaksana beberapa tahun sampai sekarang,” tegasnya.
Untuk mensukseskan kerjasama dengan RRI ini, LDNU bekerjasama dengan Korp Dakwah Mahasiswa (Kodama) Krapyak yang menjadi basis gerakan dakwah para santri Krapyak. Bagi Jamil, Kodama mempunyai potensi besar dalam persoalan da’i, sehingga sangat membantu LDNU untuk mensyiarkan dakwah, apalagi nanti menjelangt ramadhan tiba.
Salah satunya sudah dilakukan seorang da’i bernama Miftahul Khoir yang selalu siap ketika mendapatkan mandat (dawuh) dari para sesepuh LDNU. Bersama sahabat lainnya, Miftah mengibarkan bendera dakwah Aswaja melalui radio.
“Da’i muda seperti Miftah akan kita maksimalkan, sehingga ke depan LDNU bisa melahirkan dai-dai pilihan yang memberikan pencerahan bagi umat,” tegas Jamil.
“Saya sangat senang dengan program LDNU DIY ini, karena bisa melatih kemampuan untuk dakwah saya ke depan,” miftah memberikan testimoni.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Rokhim-Uja
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua