Mengenalkan Al-Qur’an Sejak Dini, Nuris Dirikan ‘Quranic Baby Class’
NU Online · Selasa, 7 Januari 2020 | 03:00 WIB
Jember, NU Online
Pondok Pesantren Nuris (Nurul Islam), Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur tak lelah berinovasi. Kali ini pesantren yang diasuh oleh Gus Robith Qashidi itu membuka program baru, yaitu Quranic Baby Class. Program ini dikhususkan bagi balita berusia 6 hingga 24 bulan. Tujuannya adalah memperkenalkan dan mengajarkan membaca Al-Qur’an sedini mungkin.
Menurut Gus Robith Qashidi, pengenalan Al-Qur’an kepada balita sangat penting untuk membentuk kebiasaan mereka mengenal, bahkan membaca Al-Qur’an. Sebab, jiwa dan pikiran mereka masih putih seputih kapas, bebas dari dosa, sehingga daya ingatnya kuat dan mudah hafal.
“Makanya anak-anak cepat hafal karena nihil maksiat, bahkan tidak ada sama sekali,” ungkapnya kepada NU Online di kompleks Pesantren Nuris, Senin (6/1).
Program Quranic Baby Class menggunakan metode Sa’adah (sama’, bashor, fuad). Yakni berupa penanaman karakter , jurnal harian, senam bayi, dan story reading. Program ini sudah berjalan sejak tanggal 2 Januari 2020 lalu. Gus Robith menambahkan, semua program yang terkait dengan Quranic Baby Class, tentu disesuaikan dengan kondisi balita meskipun bahasa yang dipakai agak ‘wah’.
“Semua kami sesuaikan dengan kemampuan balita, agar bagaimana caranya ‘pelajaran’ bisa mudah diterima,” terangnya.
Untuk menghasilkan sesuatu yang maksimal, Quranic Baby Class dilengkapi dengan instruktur pendamping yang kompeten di bidangnya, selalu dilakukan observasi psikologi, dan laporan harian anak. Juga, disediakan media pembelajaran lengkap dan pemeriksaan kesehatan.
“Dan ada beberapa treatment seperti baby massage, baby gym, dan baby swim, bekerja sama dengan Kirana Spa,” ucapnya.
Gus Robith menambahkan, munculnya Quranic Baby Class diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pengajaran Al-Qur’an untuk balita dengan sarana dan prasarana yang cukup representatif. Saat ini, katanya, minhum sudah lama mendirikan kelas Al-Qur’an untuk kelas TK dan balita dengan fasilitas yang cukup bagus.
“Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak. Kelas ini juga kami gratiskan untuk anak yatim, dan mereka yang dari keluarga tak mampu,” urainya.
Pewarta: Aryudi AR
Editor: Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua