Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan meminta kepada pengurus Ansor yang baru dilantik segera mengadakan konsolidasi. Pasalnya, selama vakum kegiatan Ansor di tingkat anak cabang dan ranting berhenti total dan organisasinya juga tidak jalan.
Demikian dikatakan Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Ahmad rofiq, BA pada saat memberikan kata sambutan di acara Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (PC GP Ansor NU) Kota Pekalongan periode 2011 - 2014 dan konsolidasi GP Ansor se eks. Karesidenan Pekalongan di Gedung Wanita, Selasa (8/3).<>
Dikatakan, Sebagai garda depan Nahdlatul Ulama, GP Ansor harus segera berbenah, karena masa depan NU ada di pundak kader-kader Ansor. Banyak garapan dan lahan yang dapat dikerjakan, terutama dalam bidang pengkaderan yang selama ini sempat mandek.
Ketua PC GP Ansor Kota Pekalongan, Marhani kepada NU Online, mengakui, jika selama ini terjadi kevakuman dari cabang hingga ranting. Meski demikian, dirinya akan terus berusaha bersama pengurus lainnya yang baru dilantik untuk menjalankan amanat organisasi ini dengan baik.
Banyak bidang garapan yang sedang dipersiapkan, termasuk di bidang ekonomi yakni memenuhi pesanan seragam batik organisasi dan PG Ansor Kota Pekalongan dipercaya oleh Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor untuk membuat dan mensuplai kebutuhan batik Ansor seluruh Indonesia.
Ditambahkan, meski dapat garapan batik organisasi, dirinya akan tetap memprioritaskan dalam hal pembenahan organisasi dalam tahun pertama dia menjabat sebagai Ketua Ansor Kota Pekalongan.
Hadir dalam acara pelantikan, Ketua Umum PP GP Ansor H. Nusron Wahid beserta rombongan, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Jabir Al Faruqi, Ketua DPRD Kota Pekalongan HM. Bowo Leksono, jajaran Pengurus Cabang NU, Banom, Lembaga dan Lajnah NU Kota Pekalongan dan beberapa tamu undangan lainnya termasuk ormas pemuda se Kota Pekalongan. (amz)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua