Pelajar Way Kanan Bahagia Ikut Jagongan Ramik Ragom
NU Online · Kamis, 17 November 2016 | 02:06 WIB
Way Kanan, NU Online
Sejumlah pelajar
di Kabupaten Way Kanan, Lampung mengaku senang bisa mengikuti Jagongan Ramik
Ragom (ramai beragam) mendiskusikan Media Sosial, Media Perdamaian untuk
memperingati Hari Toleransi Sedunia, 16 November, di SMK Kesehatan Cahaya
Dharma, Baradatu.
“Kami beruntung bisa ikut kegiatan semacam ini sehingga menambah pengetahuan bagaimana menggunakan media sosial yang baik sehingga tidak menimbulkan kekacauan,” ujar anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul (IPNU), Way Kanan, di Baradatu, Rabu (16/11).
Dalam diskusi itu, pelajar diajak untuk menyampaikan gagasan. Pelajar SMA Bakti Baradatu, Yoseph pada kegiatan itu menilai media sosial banyak digunakan untuk menghakimi jika ada persoalan yang dishare di media sosial.
“Dalam kasus Ahok misalnya, saya merasa banyak pengguna media sosial tiba-tiba menjadi hakim dan tidak menyikapi secara arif. Saya pikir itu menjadi pelajaran penting bagi kita,” kata Yoseph.
Ketua Bidang Hukum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Agus Zulkarnain mengajak pengguna media sosial untuk bijaksana menggunakan media sosial.
“Dipikir dulu, dibaca dulu, sekali, dua kali, tiga kali sebelum kita mau share informasi melalui media sosial, bagaimana kira-kira dampaknya juga harus diperkirakan sebagaimana tadi disampaikan Ketua Pemuda Hindu I Gede Klipz Darmaja,” ujar Agus.
Selain Agus, sejumlah pemantik diskusi dalam
kegiatan hasil Sakai Sambayan (gotong royong/kerjasama) Gusdurian Lampung,
Pesantren Assidiqqiyah 11, DPD KNPI, KAHMI, Pemuda Muhammadiyah, Peradah,
Pemuda Katolik, Pokjawan, SMAN 1 Baradatu, SMK Kesehatan Cahaya Darma, Yayasan
Bakti, Karang Taruna, dan PAC GP Ansor Baradatu tersebut ialah anggota Dewan Pembina
Gerakan Pemuda Ansor Iskardo P Panggar, Ketua KNPI Andi Oktoviandi, Ketua
Karang Taruna Sairul Sidik.
Selanjutnya Nasrullah dari Pemuda Muhammadiyah,
Ketua Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) I Gede Klipz Darmaja dan aktivis
Pemuda Katholik Andreas Natalis Sapta Aji. Kegiatan dimoderatori Ketua PC
Fatayat NU Rosmalia Resma.
“Ini
bukan kegiatan tingkat kecamatan lagi. Ini tingkatnya kabupaten karena
ketua-ketua organisasi kepemudaan pada berkumpul di sini. Saya mengapresiasi
kegiatan positif semacam ini dan perlu kesinambungan,” ujar Camat Baradatu
Arie Antony Thamrin.
Hadir pada kegiatan itu kader PMII, IPNU,
Muslimat, Fatayat, Karang Taruna, GP Ansor, sejumlah pelajar dan pengajar dari
beberapa sekolah setempat. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua