Peringatan Harlah PMII di Barabai Kalsel Dorong Kader Majukan Organisasi
NU Online · Ahad, 18 April 2021 | 06:00 WIB
Peringatan harlah PMII di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Sabtu (17/4). (Foto: Ahdiyat)
Novei Ahdiyat
Kontributor
Hulu Sungai Tengah, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Povinsi Kalimantan Selatan menggelar istighotsah dan doa bersama dalam rangka harlah ke-61 PMII. Kegiatan bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (17/4) sore.
Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Barabai, Syamsurani berpesan agar PMII terus bergerak ke arah kemajuan. "Terus bergerak demi mengibarkan panji-panji pergerakan yang berkualitas, serta kader-kader yang memiliki militansi yang tinggi untuk kemajuan organisasi," katanya.
Sebagai pembina, pihaknya mendoakan kepada seluruh kader dan anggota PMII Barabai, agar tetap konsisten pada jalan pergerakan yakni PMII.
Sementara dari Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Barabai Yusran berharap
PMII Barabai bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terorganisir. "Karena kegiatan-kegiatan yang terorganisir itu akan memberikan dampak yang baik untuk organisasi dan orang yang melihatnya. Nah, ini perlu untuk PMII ke depan agar lebih baik lagi," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pembacaan istighotsah dan pembacaan doa bersama seluruh kader PMII Barabai bersama alumni yang hadir, dilanjutkan dengan buka puasa, shalat Mahgrib berjamaah sampai shalat Tarawih.
"Kegiatan harlah kali ini sangat spesial. Di bulan penuh berkah ini, bulan Ramadhan, PMII merayakan hari lahirnya yang ke-61. Semoga berkahnya bulan ini dapat turut juga berkah untuk PMII," kata Ahmad Maulana, Ketua PC PMII Barabai.
PMII menurut dia harus siap menjadi organisasi terdepan dalam menyongsong kemajuan. "Selalu terdepan dalam kemajuan, sesuai tema yang diusung pada harlah kali ini," tambahnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, Kader PMII harus terdepan dalam setiap gerak laju di kampus-kampus, khususnya kader PMII Barabai.
"Di umur PMII yang tidak muda lagi yakni sudah 61 tahun, kalau kita refleksikan ke umur manusia, di umur itu seharusnya kita tinggal menikmati nyamannya hidup," kata Maulana.
Kontributor: Novei Ahdiyat
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua