Probolinggo, NU Online
Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Jawa Timur melakukan penilaian pengkaderan yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang IPNU Kota Probolinggo. Hal itu dilakukan di Kantor PCNU Kota Probolinggo Kelurahan Kedopok Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, Ahad (1/3).
<>
Rombongan PW IPNU Jawa Timur yang dipimpin oleh Fauzun ini diterima oleh Ketua PC IPNU Kota Probolinggo Abdul Jalal beserta seluruh pengurus mulai dari tingkat cabang, anak cabang hingga ranting. Kriteria penilaian difokuskan kepada database dan administrasi pengkaderan.
Ketua tim penilai Fauzun mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan yang dilakukan oleh para pengurus IPNU se Jawa Timur. Terutama yang berkaitan dengan proses pengkaderan dalam hal data base administrasi dan dokumentasinya.
“Sesuai hasil evaluasi yang kami lakukan, perkembangan IPNU di Kota Probolinggo sudah cukup baik. Meskipun tidak mudah melakukan kaderisasi secara maksimal di daerah perkotaan, tetapi IPNU di Kota Probolinggo sudah ada peningkatan dari periode sebelumnya,” ujarnya.
Sementara Ketua PC IPNU Kota Probolinggo Abdul Jalal mengungkapkan untuk menghadapi penilaian tim anugerah IPNU Jawa Timur ini pihaknya tidak melakukan persiapan khusus. “Persiapannya hanya mengumpulkan data-data dan administrasi yang ada supaya kalau diperlukan bisa segera dipenuhi,” ujarnya.
Dalam penilaian ini Jalal mengaku tidak memasang target yang terlalu tinggi. Pihaknya hanya menginginkan supaya penilaian ini bisa menjadi ajang introspeksi semua pengurus demi kemajuan kegiatan pengkaderan di Kota Probolinggo. “Setidaknya menjadi evaluasi agar ke depan bisa lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.
Dari hasil penilaian tersebut Jalal mengaku bahwa masih ada beberapa hal yang harus dibenahi oleh PC IPNU Kota Probolinggo. Salah satunya, administrasi dan konsep pengkaderan yang perlu ditingkatkan lagi agar bisa lebih maksimal.
“Hal ini penting dilakukan supaya pengurus tetap kompak dalam menjalankan roda organisasi. Terutama bace camp pengkaderan kita yang selama ini masih pindah-pindah dan tidak menetap. Ke depan kami akan berupaya agar ada tempat untuk kader-kader kita berproses,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua